Jakarta – Sorotbrita.com,Dua pebalap asal Indonesia berhasil menorehkan sejarah di ajang balap paling ekstrem di dunia, Reli Dakar 2026. Mereka adalah Julian “Jejelogy” Johan dan Shammie Baridwan, yang tampil impresif bersama tim Compagnie Saharienne. Bahkan, salah satu dari mereka sukses meraih kemenangan di salah satu stage.
Berdasarkan data dari situs resmi Reli Dakar, hingga balapan berakhir, Julian Johan—yang akrab disapa Jeje—berhasil finis di peringkat kelima overall kategori Dakar Classic. Sementara itu, Shammie Baridwan menutup kompetisi di posisi ketujuh overall.
Tak hanya itu, Jeje juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan peringkat ketiga di kelasnya serta juara pertama di kelas Iconic Classic.
Jeje: Mimpi Masa Kecil yang Terwujud
Jeje tak mampu menyembunyikan rasa harunya setelah menuntaskan Reli Dakar untuk pertama kalinya.
“Alhamdulillahi rabbil ‘alamin, ternyata saya bisa juga finis Dakar, sebuah kejuaraan yang menjadi mimpi saya sejak kecil. Bukan hanya finis, tapi juga mendapatkan hasil yang sangat baik. Alhamdulillah kami meraih peringkat lima overall, juara tiga di kelas, dan juara pertama di Iconic Classic,” ujar Jeje melalui akun Instagram pribadinya.
Ia juga menyebut bahwa perjalanan selama dua pekan terasa seperti mimpi yang menjadi kenyataan.
“Dulu hanya bisa melihat Dakar di TV dan majalah. Sekarang alhamdulillah, dengan tekad dan keseriusan, mimpi itu terbayar. Semoga ini bisa menjadi inspirasi dan energi positif bagi Indonesia, khususnya dunia otomotif,” tambahnya.
Spesifikasi Kendaraan dan Tim
Di Reli Dakar 2026, Jeje berlaga bersama navigator asal Prancis, Mathieu Monplaisi. Ia mengendarai Toyota Land Cruiser 100 (HDJ 100) bermesin 4.2 liter 6 silinder turbo.
Sementara itu, Shammie Baridwan didampingi navigator asal Lithuania, Ignas Daunoravicius. Shammie mengandalkan Toyota Land Cruiser 70 (HZJ 78) dengan mesin 4.2 liter 6 silinder.
Keduanya mendapat dukungan penuh dari tim yang sama, Compagnie Saharienne.
Editor : EL









