Malaysia Jadi Pasar Terbesar, Indonesia AirAsia Sukses 2025

Hampir 6 Juta Penumpang Terlayani di 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– Sorotbrita.com,Indonesia AirAsia menutup 2025 dengan hampir 6 juta penumpang. Maskapai berbiaya hemat ini memanfaatkan tren pemulihan industri penerbangan dan pariwisata dengan mengoptimalkan rute domestik dan internasional seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan wisatawan asing.

“Sepanjang 2025, Indonesia AirAsia melayani sekitar 5,9 juta penumpang di jaringan domestik dan internasional. Jika digabungkan dengan kinerja AirAsia Group di Indonesia, total penumpang mencapai 9,3 juta orang,” kata Plt. Direktur Utama Indonesia AirAsia, Achmad Sadikin Abdurachman, saat Business Update 2026 di Artikel Senayan, Senin (19/1/2026).

Pasar internasional memberi kontribusi besar, terutama wisatawan dari Asia-Pasifik. Malaysia menyumbang 40% penumpang, diikuti Australia 11%, Tiongkok 9%, India 6%, dan Singapura 3%. Sisanya datang dari berbagai negara lain.

Baca Juga :  Kakak Presiden Prabowo Kunjungi SRMA 10 Jakarta Selatan

“Wisatawan Malaysia mendominasi karena jarak dekat, frekuensi penerbangan tinggi, dan jaringan kota yang luas. Kondisi ini sejalan dengan upaya pemerintah mendorong wisatawan asing ke berbagai destinasi di Indonesia,” ujar Achmad.

Indonesia AirAsia mengoperasikan 23 rute internasional dan 11 rute domestik, fokus di kota-kota utama seperti Jakarta, Surabaya, Bali, dan Medan. Maskapai juga memperkenalkan konsep Fly-Thru, yang memungkinkan penumpang melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi di Indonesia melalui satu titik transit. Skema ini mempermudah wisatawan sekaligus mendukung konektivitas ke wilayah Indonesia Timur.

Baca Juga :  Turis Arab Gemar Wisata Mewah di Indonesia

Pada puncak liburan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, Indonesia AirAsia menyesuaikan frekuensi penerbangan untuk memenuhi lonjakan permintaan. Dari 18 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, maskapai melayani sekitar 481 ribu penumpang dari kapasitas 550 ribu kursi, dengan tingkat keterisian 85%. Maskapai juga menjalankan lebih dari 3.000 penerbangan menggunakan 24 pesawat aktif dan satu pesawat cadangan.

Editor : EL

Berita Terkait

Megawati Lakukan Kunjungan Kerja ke Uni Emirat Arab
Seluruh Jalur Pendakian Gunung Prau Tutup Mulai 19 Januari 2026
Dosen AS Sebut IKN Proyek Ambisius untuk Kota Hijau Dunia
Turis Arab Gemar Wisata Mewah di Indonesia
Patung Macan Putih Gemoy di Kediri Dongkrak UMKM Warga
Desa Wisata Biei Jepang Tetap Diserbu Turis
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 17:00 WIB

Megawati Lakukan Kunjungan Kerja ke Uni Emirat Arab

Rabu, 21 Januari 2026 - 13:00 WIB

Malaysia Jadi Pasar Terbesar, Indonesia AirAsia Sukses 2025

Senin, 12 Januari 2026 - 15:00 WIB

Seluruh Jalur Pendakian Gunung Prau Tutup Mulai 19 Januari 2026

Minggu, 11 Januari 2026 - 08:30 WIB

Dosen AS Sebut IKN Proyek Ambisius untuk Kota Hijau Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:00 WIB

Turis Arab Gemar Wisata Mewah di Indonesia

Berita Terbaru

Arsip foto tak bertanggal ini memperlihatkan seekor Gekko kaiyai yang ditemukan di Provinsi Anhui, China. Peneliti China telah menemukan spesies tokek baru yang mereka beri nama Gekko kaiyai di Pegunungan Dabie, Provinsi Anhui, China. ANTARA/Xinhua

Uncategorized

Kamboja Catat Penemuan Spesies Tokek Baru

Kamis, 26 Feb 2026 - 19:00 WIB

Para turis berpose untuk foto di depan toko perhiasan dengan layar tampilan yang menampilkan gambar model yang mengenakan perhiasan emas yang memukau.

Lifestyle

Pasar Emas Dubai Diserbu Wisatawan

Kamis, 26 Feb 2026 - 18:00 WIB

Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Bisnis

Direktur Utama MDTV Mengundurkan Diri

Kamis, 26 Feb 2026 - 17:00 WIB

RI Impor Ayam dari AS, Begini Dampak Bagi Peternak. (Foto: Okezone.com)

Ekonomi

Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:00 WIB

Toyota Kijang 2026 Hadir Lebih Modern, Legendaris Teknologi Hybrid

Otomotif

Toyota Kijang Super 2026: Hybrid dan Ramah Keluarga

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB