Muaro Jambi –Sorotbrita.com, Puluhan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ahmad Ripin, Sengeti, pada Jumat siang hingga sore. Para siswa mengalami muntah dan diare setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) dari sekolah mereka.
Kasiman (31), orang tua salah satu siswa SD Negeri 1 Muaro Jambi, menceritakan bahwa anaknya muntah dan lemas setelah pulang sekolah. “Saat sampai rumah, anak saya mulai muntah dan diare. Banyak siswa lain menunjukkan gejala yang sama, kemungkinan karena makanan MBG,” ujarnya di ruang IGD RSUD Ahmad Ripin.
Petugas medis RSUD Ahmad Ripin menangani 45 pelajar hingga sore dan memperkirakan jumlah korban akan bertambah karena siswa lain masih menunjukkan gejala keracunan.
Edwin, petugas medis, mengatakan, “Para pelajar mengalami gejala keracunan. Tim medis kami fokus memberikan pertolongan. Tim berkompeten akan menyelidiki penyebab pasti kasus ini.”
Fitriani (25), orang tua lainnya, mengatakan anaknya mulai muntah setelah makan MBG di sekolah. “Sekitar pukul 11.00 WIB anak saya masih normal. Sesampainya di rumah, ia muntah, bibirnya membiru, dan tubuhnya gemetar,” katanya.
Seorang murid SD Negeri 205 Kelurahan Sengeti mengatakan bahwa ia makan soto dari MBG di sekolah. Setelah pulang, ia muntah dan diare.
Dapur Satu Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyiapkan MBG untuk 3.475 siswa dari 28 sekolah, mulai dari KB/TK hingga SMA sederajat di Kelurahan Sengeti, Kecamatan Sekernan.
Hingga berita ini ditulis, pengelola MBG dan kepolisian belum memberikan keterangan resmi mengenai dugaan keracunan massal ini.
Editor : EL









