Sidat Indonesia Punya Omega-3 Tertinggi Dunia

Penelitian BRIN Buktikan Sidat Lebih Bergizi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Sorotbrita.com, Ikan sidat asal Indonesia terbukti memiliki kandungan Omega-3 tertinggi di dunia, bahkan melampaui ikan salmon. Fakta ini terungkap melalui penelitian Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Selama ini, masyarakat lebih mengenal salmon dan ikan gabus sebagai sumber utama Omega-3. Namun, hasil riset terbaru menunjukkan fakta yang berbeda.

Penelitian BRIN Patahkan Anggapan Lama

Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Limnologi dan Sumber Daya Air BRIN, Gadis Sri Haryani, menyampaikan bahwa ikan sidat memiliki nilai gizi lebih tinggi dibandingkan salmon maupun gabus.

Menurutnya, hasil penelitian membuktikan bahwa sidat menempati posisi teratas dalam kandungan nutrisi.

Sidat Kaya Omega-3, Vitamin, dan Mineral

Baca Juga :  BLT PKH dan BPNT Mulai Tiba ke KPM Februari”

Berdasarkan hasil riset, ikan sidat mengandung Omega-3 jenis DHA dan EPA dalam kadar sangat tinggi. Selain itu, sidat juga kaya akan vitamin A, vitamin B kompleks, protein, zat besi, fosfor, dan kalori.

Kandungan tersebut menjadikan sidat sebagai salah satu sumber pangan bernilai gizi tinggi.

Manfaat DHA dan EPA bagi Kesehatan

DHA berperan penting dalam perkembangan dan fungsi otak manusia. Sementara itu, EPA membantu mengurangi peradangan dan menjaga kesehatan jantung.

Kombinasi dua jenis Omega-3 ini membuat sidat berpotensi mendukung kesehatan otak dan jantung secara optimal.

Sidat Termasuk Ikan dengan Biologi Kritis

Di sisi lain, Gadis menjelaskan bahwa sidat memiliki siklus hidup katadromus, yaitu bermigrasi lintas ekosistem.

Baca Juga :  Ekonomi Kreatif Dorong Pertumbuhan Nasional

Sidat memijah di laut, lalu bermigrasi menuju estuari dan sungai. Pada fase awal, larva sidat berbentuk leptocephalus dan kemudian berubah menjadi glass eel.

Populasi Sidat Hadapi Berbagai Ancaman

Karena melewati tiga ekosistem—laut, estuari, dan air tawar—sidat sangat rentan terhadap gangguan lingkungan. Tekanan penangkapan glass eel yang tinggi juga memperbesar risiko penurunan populasi.

Selain itu, perubahan lingkungan muara dan terganggunya jalur migrasi turut memengaruhi keberlanjutan sidat.

Pasokan Tidak Stabil dan Harga Berfluktuasi

Tingginya permintaan pasar menyebabkan penangkapan glass eel meningkat. Kondisi ini memicu ketidakstabilan pasokan bagi industri dan membuat harga berfluktuasi di tingkat lapangan.

 

 

 

 

 

Editor : EL

Berita Terkait

Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal
Terungkap! Negara Ini Kuasai Produksi Cabai Hijau Dunia
KITMAS, Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia Diresmikan
Generasi Muda Wajib Kuasai Banyak Skill, Kata Menaker Yassierli
Asal Usul Mitos Tionghoa Selalu Kaya
Menaker Dorong Buruh Miliki Sertifikat Kompetensi
Prabowo: MBG Bawa Dampak Nyata bagi Ekonomi
Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Tembus 6%
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:00 WIB

Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:00 WIB

Terungkap! Negara Ini Kuasai Produksi Cabai Hijau Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 - 09:00 WIB

KITMAS, Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia Diresmikan

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:00 WIB

Generasi Muda Wajib Kuasai Banyak Skill, Kata Menaker Yassierli

Kamis, 19 Februari 2026 - 07:00 WIB

Asal Usul Mitos Tionghoa Selalu Kaya

Berita Terbaru

Para turis berpose untuk foto di depan toko perhiasan dengan layar tampilan yang menampilkan gambar model yang mengenakan perhiasan emas yang memukau.

Lifestyle

Pasar Emas Dubai Diserbu Wisatawan

Kamis, 26 Feb 2026 - 18:00 WIB

Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Bisnis

Direktur Utama MDTV Mengundurkan Diri

Kamis, 26 Feb 2026 - 17:00 WIB

RI Impor Ayam dari AS, Begini Dampak Bagi Peternak. (Foto: Okezone.com)

Ekonomi

Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:00 WIB

Toyota Kijang 2026 Hadir Lebih Modern, Legendaris Teknologi Hybrid

Otomotif

Toyota Kijang Super 2026: Hybrid dan Ramah Keluarga

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB

Bupati Khairunas saat memberikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Mr. Syafrudin Prawiranegara, Bidar Alam, sekaligus menegaskan komitmen program makan bergizi gratis dan penguatan Rumah Tahfidz.

Padang

Khairunas Perkuat Makan Bergizi dan Rumah Tahfidz

Kamis, 26 Feb 2026 - 13:00 WIB