Pemprov DKI Hentikan Penggunaan Atap Seng pada Rusun Baru

Pemprov DKI ganti atap seng dan asbes di rusun baru dengan genteng untuk hunian lebih sehat dan nyaman.”

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta –Sorotbrita.com, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menghentikan penggunaan atap seng dan asbes pada rumah susun serta hunian baru. Kebijakan ini mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto melalui program gentengisasi nasional.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, pemerintah daerah wajib meningkatkan kualitas hunian milik negara. Ia menilai atap seng tidak lagi cocok untuk rumah yang dibangun pemerintah.

“Pemprov DKI akan menjalankan arahan Presiden. Semua rusun dan rumah baru milik pemerintah tidak boleh lagi memakai seng,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga :  UNJA Buka Tiga Prodi Baru di Fakultas Hukum

Pramono menjelaskan, atap seng membuat hunian lebih panas dan kurang nyaman. Ia ingin setiap bangunan pemerintah memenuhi standar kesehatan dan kelayakan huni.

Menurut Pramono, penggunaan atap seng di Jakarta sebenarnya sudah berkurang. Meski begitu, Pemprov DKI tetap akan memperketat aturan pembangunan ke depan.

“Kami ingin hunian yang lebih tertata, sehat, dan nyaman bagi warga,” ujarnya.

Sejalan dengan Program Gentengisasi Nasional

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya memperkenalkan program gentengisasi dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026, Selasa (2/2/2026).

Baca Juga :  Mensos Targetkan 300 Ribu Lansia Terima MBG

Program ini masuk dalam Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Pemerintah mendorong masyarakat mengganti atap seng dengan genteng.

Prabowo menilai seng menyimpan panas dan mudah berkarat. Ia menyebut kondisi tersebut mengurangi kualitas hidup warga.

“Indonesia tidak akan terlihat indah jika atap rumah masih didominasi seng,” kata Prabowo.

Melalui kebijakan ini, Pemprov DKI Jakarta mendukung penuh program nasional. Pemerintah daerah juga berupaya meningkatkan kualitas hunian di ibu kota.

Editor : EL

Berita Terkait

Mensos Targetkan 300 Ribu Lansia Terima MBG
Saifullah Yusuf Mulai Ground Check PBI-JK Nonaktif
Prabowo Percepat Penanganan Stunting dan SDM
Baznas Papua Salurkan Beasiswa 1.070 Siswa 2026
Wali Kota Sungai Penuh Percepat Normalisasi Sungai dan Jalan
Pemkot Sungai Penuh Tingkatkan Profesionalisme ASN
Kerinci dan UNJA Perkuat Kolaborasi melalui MoU
UNJA Buka Tiga Prodi Baru di Fakultas Hukum
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

Mensos Targetkan 300 Ribu Lansia Terima MBG

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:00 WIB

Saifullah Yusuf Mulai Ground Check PBI-JK Nonaktif

Jumat, 20 Februari 2026 - 13:00 WIB

Prabowo Percepat Penanganan Stunting dan SDM

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:00 WIB

Baznas Papua Salurkan Beasiswa 1.070 Siswa 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 17:00 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Percepat Normalisasi Sungai dan Jalan

Berita Terbaru

Kades Koto Dua Edi Zulfandi mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat.

Sungai Penuh

Kades Koto Dua Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:30 WIB

Kepala MTsN 1 Kota Sungai Penuh, Soni Indra, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh keluarga madrasah.”dan masyarakat.

Sungai Penuh

Kepala MTsN 1 Sungai Penuh Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:10 WIB

Kades Koto Tengah, Tansrilana, menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada warga dan mengajak mempererat persaudaraan serta gotong royong.

Sungai Penuh

Kades Koto Tengah Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:00 WIB

Kepala Desa Kairul Saleh menekankan pentingnya persatuan dan silaturahmi saat Idul Fitri.

Sungai Penuh

Kepala Desa Muara Jaya Ucapkan Selamat Idul Fitri 2026

Rabu, 18 Mar 2026 - 04:52 WIB