Kemenkeu Kejar 40 Perusahaan Baja Mangkir Pajak

Pengemplangan pajak sektor baja jadi sorotan Kemenkeu

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang – Sorotbrita.com, Kementerian Keuangan Republik Indonesia (Kemenkeu RI) menargetkan 40 perusahaan industri baja yang diduga tidak membayar Pajak Pertambahan Nilai (PPN). Pelanggaran tersebut menyebabkan negara kehilangan potensi penerimaan hingga Rp4 triliun–Rp5 triliun per tahun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan hal tersebut saat kunjungan kerja di Tangerang, Banten, Kamis (5/2/2026).

“Jumlahnya besar, sampai 40 perusahaan. Kami memprediksi penerimaan negara berkurang Rp4 triliun sampai Rp5 triliun per tahun. Sekarang saatnya perusahaan membayar pajak,” kata Purbaya.

Pemerintah Kejar Kebocoran Penerimaan Negara

Kemenkeu terus memperkuat pengawasan untuk menutup kebocoran pajak. Aparat pajak secara aktif menelusuri perusahaan yang tidak patuh agar segera menyetorkan kewajibannya kepada negara.

Baca Juga :  Pencuri Gondol Stok Kue Lebaran di Bogor Barat

Purbaya memastikan jajarannya akan memanggil langsung perusahaan yang terindikasi melanggar aturan perpajakan.

“Staf saya akan memanggil perusahaan-perusahaan itu agar mereka memahami langkah pemerintah dan mematuhi peraturan ke depan,” ujarnya.

Ia menegaskan pemerintah tidak memberi ruang kompromi bagi pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban pajak.

“Jangan main-main dengan Indonesia. Kami akan menjalankan prosesnya dan memanggil pemilik perusahaan,” tegas Purbaya.

Dirjen Pajak Paparkan Modus Penghindaran Pajak

Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu Bimo Wijayanto menjelaskan perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan modus serupa, yaitu menyembunyikan omzet dengan melaporkan SPT tidak sesuai kondisi sebenarnya.

“Perusahaan-perusahaan ini melakukan pelanggaran pada periode 2016 sampai 2019. Mereka tidak melaporkan omzet sebenarnya,” kata Bimo.

Baca Juga :  Satgas Yonif 631/Antang Ajak Dua Anggota OPM Kembali ke NKRI

Direktorat Jenderal Pajak kini meningkatkan penanganan kasus tersebut ke tahap penyidikan dan menelusuri keterlibatan pemilik saham.

“Kami sedang melakukan forensik dan mengambil data langsung dari server perusahaan terkait,” ujarnya.

Mayoritas Beroperasi di Jakarta dan Banten

Bimo menyebut perusahaan-perusahaan tersebut bergerak di industri baja dan produk turunannya, termasuk hebel. Sebagian besar perusahaan beroperasi di wilayah Jakarta dan Banten.

“Perusahaan tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat. Pabriknya banyak berada di kawasan industri, terutama yang melakukan peleburan baja billet dengan bahan baku scrap,” jelasnya.

Editor : EL

Berita Terkait

Prabowo Kunjungi Yordania, Temui Raja Abdullah II
Pencuri Gondol Stok Kue Lebaran di Bogor Barat
Polda Metro Jaya Rotasi 7 Kapolsek
Satgas Yonif 631/Antang Ajak Dua Anggota OPM Kembali ke NKRI
Prabowo Siapkan Gedung 40 Lantai untuk MUI di Bundaran HI
MTQ Desa Talang Lindung Sambut HUT PT Tren Gen Horizon
Vietnam Lepas Aset Taipan Mewah Truong My Lan
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Kunjungi Yordania, Temui Raja Abdullah II

Senin, 23 Februari 2026 - 08:00 WIB

Pencuri Gondol Stok Kue Lebaran di Bogor Barat

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Polda Metro Jaya Rotasi 7 Kapolsek

Sabtu, 21 Februari 2026 - 15:00 WIB

Satgas Yonif 631/Antang Ajak Dua Anggota OPM Kembali ke NKRI

Minggu, 8 Februari 2026 - 13:00 WIB

Prabowo Siapkan Gedung 40 Lantai untuk MUI di Bundaran HI

Berita Terbaru

Toyota Kijang 2026 Hadir Lebih Modern, Legendaris Teknologi Hybrid

Otomotif

Toyota Kijang Super 2026: Hybrid dan Ramah Keluarga

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB

Bupati Khairunas saat memberikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Mr. Syafrudin Prawiranegara, Bidar Alam, sekaligus menegaskan komitmen program makan bergizi gratis dan penguatan Rumah Tahfidz.

Padang

Khairunas Perkuat Makan Bergizi dan Rumah Tahfidz

Kamis, 26 Feb 2026 - 13:00 WIB

Wali Kota New York Zohran Mamdani sahur bersama petugas kebersihan saat badai salju melanda kota, sebagai bentuk dukungan kepada pekerja garis depan selama Ramadan.

Internasional

Zohran Mamdani Sahur Bersama Petugas Saat Badai Salju

Kamis, 26 Feb 2026 - 09:00 WIB

Perwakilan Grab Indonesia dan Coffeenatics berfoto bersama di Paviliun Indonesia, Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Januari 2026. (ANTARA/HO-Grab Indonesia)

Ekonomi Bisnis

UMKM Kopi Indonesia Tampil di WEF Davos

Kamis, 26 Feb 2026 - 08:00 WIB

Foto: Dua perusahaan di wilayah Papua, PT Indoprima Utama Mina dan CV Putra Raja Bahari berhasil merealisasikan ekspor perdana komoditas perikanan unggulan ke pasar internasional pada Februari 2026. (Dok. Humas DJBC)

Ekonomi Bisnis

Dua Perusahaan Papua Tembus Pasar Ekspor Perikanan

Kamis, 26 Feb 2026 - 07:00 WIB