Harvard Menilai Indonesia Negara Paling Sejahtera

Riset Harvard menilai Indonesia unggul dalam kesejahteraan dan hubungan sosial

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 9 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Sorotbrita.com, Indonesia mencatat pencapaian global yang membanggakan. Berdasarkan studi terbaru Universitas Harvard, Indonesia menempati peringkat pertama sebagai negara dengan tingkat flourishing tertinggi di dunia. Dengan hasil ini, Indonesia mengungguli Amerika Serikat dan negara maju lainnya.

Studi tersebut berjudul Global Flourishing Study. Peneliti mempublikasikannya dalam jurnal Nature Mental Health. Secara keseluruhan, penelitian ini melibatkan lebih dari 203 ribu responden dari 22 negara.

Indikator Penilaian Kesejahteraan

Dalam studi ini, peneliti mengukur kesejahteraan masyarakat melalui sejumlah indikator utama. Di antaranya, kesehatan, kebahagiaan, makna hidup, hubungan sosial, keamanan finansial, dan spiritualitas.

Melalui pendekatan ini, peneliti menilai kesejahteraan secara menyeluruh. Dengan demikian, hasil studi tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi.

Baca Juga :  Prabowo Kunjungi Yordania, Temui Raja Abdullah II

Indonesia Raih Skor Tertinggi Global

Hasil penelitian menunjukkan, Indonesia meraih skor tertinggi 8,3. Oleh karena itu, Indonesia menempati posisi pertama dalam daftar negara paling sejahtera.

Selanjutnya, Israel berada di peringkat kedua dengan skor 7,87. Kemudian, Filipina menyusul dengan skor 7,71. Sementara itu, Meksiko dan Polandia masing-masing mencatat skor 7,64 dan 7,55.

Di sisi lain, Amerika Serikat hanya menempati peringkat ke-12. Bahkan, Inggris berada di posisi ke-20 dari total 22 negara.

Uang Bukan Penentu Utama Kesejahteraan

Menurut tim peneliti, kesejahteraan tidak hanya berkaitan dengan kekayaan atau kesehatan fisik. Sebaliknya, kesejahteraan mencakup berbagai dimensi kehidupan.

Baca Juga :  Pertamina Tegaskan Impor Minyak Sesuai Aturan

“Flourishing bersifat multidimensi. Dengan kata lain, setiap negara berkembang dengan cara yang berbeda,” tulis peneliti, seperti dikutip dari Daily Mail.

Negara Maju Unggul Finansial, Namun Lemah Relasi Sosial

Lebih lanjut, penelitian ini menemukan pola penting. Pada satu sisi, banyak negara maju mencatat skor tinggi dalam keamanan finansial.

Namun demikian, negara-negara tersebut tertinggal dalam makna hidup, hubungan sosial, dan karakter pro-sosial. Akibatnya, tingkat kesejahteraan mereka tidak setinggi yang diharapkan.

Sebaliknya, Indonesia unggul dalam hubungan sosial. Dengan demikian, solidaritas komunitas dan keterhubungan antarindividu menjadi kekuatan utama masyarakat Indonesia.

 

 

Editor : EL

Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 17:00 WIB

Harvard Menilai Indonesia Negara Paling Sejahtera

Berita Terbaru

Arsip foto tak bertanggal ini memperlihatkan seekor Gekko kaiyai yang ditemukan di Provinsi Anhui, China. Peneliti China telah menemukan spesies tokek baru yang mereka beri nama Gekko kaiyai di Pegunungan Dabie, Provinsi Anhui, China. ANTARA/Xinhua

Uncategorized

Kamboja Catat Penemuan Spesies Tokek Baru

Kamis, 26 Feb 2026 - 19:00 WIB

Para turis berpose untuk foto di depan toko perhiasan dengan layar tampilan yang menampilkan gambar model yang mengenakan perhiasan emas yang memukau.

Lifestyle

Pasar Emas Dubai Diserbu Wisatawan

Kamis, 26 Feb 2026 - 18:00 WIB

Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Bisnis

Direktur Utama MDTV Mengundurkan Diri

Kamis, 26 Feb 2026 - 17:00 WIB

RI Impor Ayam dari AS, Begini Dampak Bagi Peternak. (Foto: Okezone.com)

Ekonomi

Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:00 WIB

Toyota Kijang 2026 Hadir Lebih Modern, Legendaris Teknologi Hybrid

Otomotif

Toyota Kijang Super 2026: Hybrid dan Ramah Keluarga

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB