Jerez de la Frontera – Sorotbrita.com, Badai Marta membawa hujan deras dan angin kencang yang merendam ladang pertanian di Spanyol selatan. Cuaca ekstrem ini memicu kerugian hingga jutaan euro dan memaksa pemerintah meningkatkan kewaspadaan, termasuk di wilayah Portugal.
Sungai Guadalete Meluap, Peternakan Terisolasi
Hujan lebat membuat Sungai Guadalete meluap dan mengepung sebuah peternakan kuda serta anjing di Jerez de la Frontera. Rekaman drone menunjukkan air menggenangi seluruh area peternakan terpencil tersebut.
Menurut laporan Reuters, Senin (10/2), peternakan itu menampung sepuluh ekor kuda ras murni dan beberapa anjing. Banjir memutus akses jalan sehingga pemilik tidak dapat mengirim pakan selama dua hari dan harus menunggu bantuan.
Lebih dari 11 Ribu Warga Mengungsi
Banjir memaksa lebih dari 11.000 warga meninggalkan rumah mereka di wilayah Andalusia, Spanyol selatan. Air juga menutup hampir 170 ruas jalan di berbagai daerah Spanyol, sehingga mengganggu arus transportasi.
Di Portugal, hujan deras dan angin kencang menghambat perjalanan kereta api. Operator transportasi menghentikan sementara sejumlah layanan demi keselamatan penumpang.
Petugas Bangun Tanggul Darurat
Petugas lapangan mengerahkan ekskavator untuk menyusun bebatuan di sepanjang Sungai Guadalete. Upaya ini bertujuan menahan kenaikan debit air dan mencegah banjir meluas ke permukiman warga.
Saat matahari terbenam, aliran sungai terus meningkat dan memperlihatkan luapan air yang semakin deras di sejumlah titik.
Akses Jalan Terputus, Warga Terjebak
Banjir memutus akses jalan utama di beberapa lokasi. Vicente Diosdado (54), seorang insinyur industri, harus menunggu di jalan yang tergenang karena air menghalangi jalur perjalanan.
Kondisi serupa dialami warga lain yang tidak dapat melintas akibat genangan dan arus deras.
Otoritas Waspadai Cuaca Ekstrem Lanjutan
Badan meteorologi Spanyol dan Portugal memperkirakan hujan lebat dan angin kencang masih akan berlanjut dalam beberapa hari ke depan. Otoritas setempat meminta warga tetap waspada dan segera mengikuti instruksi evakuasi jika kondisi memburuk.
Editor : EL









