Kamboja Tutup 200 Pusat Penipuan Internasional

Ribuan pekerja kabur saat aparat bongkar jaringan scam lintas negara.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAMBOJA – Sorotbrita.com, Pemerintah Kamboja menutup hampir 200 pusat penipuan internasional. Jaringan ini diduga meraup miliaran dolar dari korban berbagai negara.

Otoritas Kamboja untuk pertama kalinya mengizinkan wartawan masuk ke salah satu kompleks operasi tersebut. Reuters melaporkan hal ini pada Rabu (11/2/2026).

Dalam beberapa minggu terakhir, ribuan pekerja melarikan diri dari lokasi tersebut. Sebagian pekerja mengaku menjadi korban perdagangan manusia. Pelaku memaksa mereka bekerja dalam tekanan dan kondisi keras.

Baca Juga :  Militer Thailand Bongkar Penipuan di O’Smach, Kamboja

Wartawan mengunjungi kompleks di perbatasan Chong Chom–O’Smach, Samraong, Provinsi Oddar Meanchey. Di dalamnya terdapat ruangan penuh komputer dan dokumen. Pengelola juga membangun bilik studio untuk panggilan telepon.

Tim juga menemukan ruangan yang menyerupai kantor polisi. Di dalamnya terdapat seragam Polri lengkap dengan lencana. Petugas menemukan naskah penipuan berbahasa Indonesia. Pelaku diduga menargetkan korban dari Indonesia dan Thailand.

Baca Juga :  ASN Digital: Super App Layanan ASN Lebih Cepat

Namun, polisi tidak menangkap siapa pun di kompleks My Casino. Para pekerja sudah lebih dulu kabur. Aparat sebelumnya menahan seorang bos jaringan bernama Ly Kuong.

Kepala Kepolisian Provinsi Kampot, Mao Chanmothurith, mengakui keterbatasan personel. Ia menyebut provinsi itu hanya memiliki sekitar 1.000 polisi dan 300 polisi militer. Sementara itu, jumlah pekerja yang kabur mencapai 6.000 hingga 7.000 orang.

Editor : EL

Berita Terkait

Strategi Lee Jae-yong Bawa Samsung Kuasai Era AI
Hindari Risiko Mobile Banking di Wifi Umum
ASN Digital: Super App Layanan ASN Lebih Cepat
Waspada Wangiri Fraud, Penipuan Telepon Kuras Pulsa
Jakarta Jadi Tuan Rumah APRICOT 2026
AI Tekan Pasar Kerja Inggris, PHK dan Lowongan Kerja Menurun
Data Pelamar Kominfo Bocor, Publik Bisa Mengakses
Kacamata Pintar Diprediksi Jadi Pengganti Smartphone
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:00 WIB

Strategi Lee Jae-yong Bawa Samsung Kuasai Era AI

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:00 WIB

Hindari Risiko Mobile Banking di Wifi Umum

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:00 WIB

ASN Digital: Super App Layanan ASN Lebih Cepat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:00 WIB

Kamboja Tutup 200 Pusat Penipuan Internasional

Senin, 9 Februari 2026 - 19:00 WIB

Waspada Wangiri Fraud, Penipuan Telepon Kuras Pulsa

Berita Terbaru

Wali Kota New York Zohran Mamdani sahur bersama petugas kebersihan saat badai salju melanda kota, sebagai bentuk dukungan kepada pekerja garis depan selama Ramadan.

Internasional

Zohran Mamdani Sahur Bersama Petugas Saat Badai Salju

Kamis, 26 Feb 2026 - 09:00 WIB

Perwakilan Grab Indonesia dan Coffeenatics berfoto bersama di Paviliun Indonesia, Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Januari 2026. (ANTARA/HO-Grab Indonesia)

Ekonomi Bisnis

UMKM Kopi Indonesia Tampil di WEF Davos

Kamis, 26 Feb 2026 - 08:00 WIB

Foto: Dua perusahaan di wilayah Papua, PT Indoprima Utama Mina dan CV Putra Raja Bahari berhasil merealisasikan ekspor perdana komoditas perikanan unggulan ke pasar internasional pada Februari 2026. (Dok. Humas DJBC)

Ekonomi Bisnis

Dua Perusahaan Papua Tembus Pasar Ekspor Perikanan

Kamis, 26 Feb 2026 - 07:00 WIB

Bupati H. Khairunas meresmikan rute baru DAMRI di RTH Solok Selatan, Selasa (24/2/2026).

Padang

Rute DAMRI Padang Aro–Dharmasraya Akan Dibuka Lagi

Rabu, 25 Feb 2026 - 19:00 WIB

Foto: Konvoi Pasukan Rusia (Russian Defense Ministry Press Service via AP)

Internasional

Rusia Klaim Kuasai Pokrovsk, Ukraina Bantah

Rabu, 25 Feb 2026 - 18:00 WIB