Jakarta –Sorotbrita.com, Kementerian Haji dan Umrah RI memperkuat integrasi sistem digital dengan Arab Saudi untuk meningkatkan layanan dan perlindungan jamaah.
Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf, menegaskan pemerintah mengawasi seluruh proses haji dan umrah. Petugas akan memantau visa, akomodasi, layanan kesehatan, hingga kepulangan jamaah dalam satu sistem terpadu. Ia memastikan jamaah mendapat layanan cepat, aman, dan nyaman tanpa hambatan teknis.
Menhaj menyampaikan komitmen itu dalam forum Saudi–Indonesian Umrah Co.Exchange di Makkah. Indonesia juga mendukung modernisasi layanan yang sejalan dengan Saudi Vision 2030. Pemerintah akan mengoptimalkan platform Nusuk Masar untuk mengelola kontrak hotel dan layanan jamaah.
Selain itu, pemerintah mengusulkan skema penggantian visa yang lebih fleksibel agar kuota tidak hangus. Pemerintah juga meminta sistem pembayaran dam tamattu dilakukan secara digital agar jamaah lebih mudah memahami prosesnya.
Langkah ini mempercepat administrasi, memperkuat pengawasan, dan meningkatkan kualitas tata kelola haji serta umrah secara modern dan transparan.
Editor : EL
Sumber Berita: Antara New









