Pasar Jodoh Shanghai dan Tantangan Pernikahan China

Orang tua di Shanghai aktif mencarikan pasangan bagi anak mereka di tengah turunnya angka pernikahan dan kelahiran di China.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: REUTERS/Tingshu Wang

Foto: REUTERS/Tingshu Wang

Jakarta – Sorotbrita.com. Setiap akhir pekan, orang tua memadati People’s Park di Shanghai untuk mencarikan pasangan bagi anak mereka. Warga mengenal tradisi ini sebagai marriage market atau pasar jodoh.

Orang tua menempelkan kertas berisi usia, pekerjaan, tinggi badan, dan aset anak di payung atau lantai taman. Banyak anak tidak mengetahui data mereka dipajang. Agen perjodohan dan para lajang juga ikut hadir meramaikan lokasi.

Baca Juga :  Kuba Tegaskan Kedaulatan Meski Tekanan AS

Angka Pernikahan China Masih Rendah

China mencatat 6,76 juta pernikahan pada 2025. Angka ini naik 10,8 persen dibanding 2024. Namun, jumlah tersebut masih jauh di bawah 12,25 juta pernikahan pada 2015.

Tren penurunan ini membuat banyak pihak khawatir terhadap masa depan demografi China.

Kelahiran Turun dan Populasi Menua

China mencatat 7,92 juta kelahiran pada 2025. Angka ini menjadi rekor terendah. Banyak pasangan menunda pernikahan atau memilih tidak memiliki anak.

Baca Juga :  Sara Duterte Deklarasi Maju Pilpres Filipina 2028

Kondisi ini mempercepat penuaan populasi dan menekan pertumbuhan penduduk.

Pemerintah Dorong Generasi Muda Menikah

Pemerintah China memberi berbagai insentif untuk mendorong pernikahan. Pasangan kini bisa mendaftarkan pernikahan di kota mana saja. Sejumlah provinsi juga menawarkan cuti menikah dan bantuan tunai.

Editor : EL

Berita Terkait

Zohran Mamdani Sahur Bersama Petugas Saat Badai Salju
Rusia Klaim Kuasai Pokrovsk, Ukraina Bantah
Cornell University Dukung Mahasiswa Muslim Selama Ramadan
Ramadan di Bournemouth University: Dukungan dan Kebersamaan
PSG Bangkit Kalahkan Monaco 3-2 di Leg Pertama
Strategi Lee Jae-yong Bawa Samsung Kuasai Era AI
Martínez Absen, MU Menang Tipis atas Everton
JNU Jadi Kampus Favorit di India, Ini Alasannya
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:00 WIB

Rusia Klaim Kuasai Pokrovsk, Ukraina Bantah

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:00 WIB

Cornell University Dukung Mahasiswa Muslim Selama Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:00 WIB

Ramadan di Bournemouth University: Dukungan dan Kebersamaan

Rabu, 25 Februari 2026 - 08:00 WIB

PSG Bangkit Kalahkan Monaco 3-2 di Leg Pertama

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:00 WIB

Strategi Lee Jae-yong Bawa Samsung Kuasai Era AI

Berita Terbaru

Para turis berpose untuk foto di depan toko perhiasan dengan layar tampilan yang menampilkan gambar model yang mengenakan perhiasan emas yang memukau.

Lifestyle

Pasar Emas Dubai Diserbu Wisatawan

Kamis, 26 Feb 2026 - 18:00 WIB

Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Bisnis

Direktur Utama MDTV Mengundurkan Diri

Kamis, 26 Feb 2026 - 17:00 WIB

RI Impor Ayam dari AS, Begini Dampak Bagi Peternak. (Foto: Okezone.com)

Ekonomi

Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:00 WIB

Toyota Kijang 2026 Hadir Lebih Modern, Legendaris Teknologi Hybrid

Otomotif

Toyota Kijang Super 2026: Hybrid dan Ramah Keluarga

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB

Bupati Khairunas saat memberikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Mr. Syafrudin Prawiranegara, Bidar Alam, sekaligus menegaskan komitmen program makan bergizi gratis dan penguatan Rumah Tahfidz.

Padang

Khairunas Perkuat Makan Bergizi dan Rumah Tahfidz

Kamis, 26 Feb 2026 - 13:00 WIB