PAPUA – Sorotbrita.com, Satgas Yonif 631/Antang mengajak dua anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap 8 Intan Jaya kembali setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Keberhasilan ini menunjukkan efektivitas pendekatan humanis di wilayah penugasan.
Komandan Satgas, Letkol Inf Andy Darnianto, menyampaikan langsung capaian tersebut pada Sabtu (21/2). Ia menegaskan bahwa prajurit aktif membangun komunikasi dengan masyarakat dan kelompok yang terlibat. Selain itu, personel Satgas rutin melakukan dialog secara terbuka dan persuasif.
Menurut Andy, prajurit mengutamakan empati dalam setiap pertemuan. Karena itu, mereka mampu membangun kepercayaan secara bertahap. Bahkan, pendekatan kekeluargaan membuat kedua anggota tersebut mau berdiskusi tanpa tekanan.
Selanjutnya, Satgas menjelaskan pentingnya persatuan dan pembangunan damai di Papua. Mereka juga menekankan manfaat stabilitas keamanan bagi masyarakat sekitar. Akhirnya, kedua anggota OPM itu memutuskan meninggalkan jalan kekerasan.
Dengan penuh kesadaran, keduanya menyatakan ikrar setia kepada NKRI. Keputusan itu mereka ambil secara sukarela. Oleh sebab itu, momentum ini menjadi contoh bahwa dialog dapat membuka jalan damai.
Ke depan, Satgas Yonif 631/Antang akan terus menjaga keamanan wilayah. Mereka juga memperkuat komunikasi dengan tokoh masyarakat. Dengan demikian, stabilitas tetap terjaga dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman.
Pendekatan ini sekaligus menegaskan bahwa persuasif dan kepedulian sosial mampu meredam konflik. Pada akhirnya, semua pihak berharap Papua semakin aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai NKRI.
Editor : EL









