Sutoro: Mantan Tentara Jepang yang Berjuang untuk Indonesia

Dari Tentara Jepang Menjadi Pahlawan Kemerdekaan di Magelang

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Letkol (Purn) Mitsuyuki Tanaka alias Sutoro. (Foto: Dok. Instagram @mlakumagelang)

Letkol (Purn) Mitsuyuki Tanaka alias Sutoro. (Foto: Dok. Instagram @mlakumagelang)

Sorotbrita.com – Mitsuyuki Tanaka lahir di Kyomimura, Takayama, Jepang, pada 10 November 1921. Ia membantu keluarga mengurus ladang sejak kecil sebelum tentara Jepang mengirimnya ke Manchuria, Tiongkok. Setelah bertugas di Filipina, Thailand, Malaya, Singapura, Tarakan, dan Papua, ia tiba di Jawa pada Juli 1945.

Setelah Jepang menyerah, Tanaka memutuskan mendukung perjuangan rakyat Indonesia. Ia membantu pemuda dan TNI merebut senjata dari gudang Jepang di Magelang dan melatih pasukan.

Baca Juga :  Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Meninggal

Ia ikut bertempur di Palagan Magelang (Oktober–November 1945) dan Palagan Ambarawa (Desember 1945). Dalam pertempuran, ia pernah tertembak di perut.

Mitsuyuki memilih nama Jawa “Sutoro” selama masa perjuangan dan menikah dengan Suparti di Salaman, Magelang. Ia menjadi prajurit TNI dan pensiun pada 1974 sebagai Letnan Kolonel, pangkat tertinggi untuk mantan tentara Jepang di Indonesia.

Baca Juga :  Agam Rinjani, Simbol Keberanian dan Pengabdian di Rinjani

Setelah pensiun, Sutoro membuka bengkel bus di Pakelan, Magelang. Ia selalu menekankan pentingnya mengibarkan merah putih pada hari besar negara.

Letkol (Purn) Mitsuyuki Tanaka alias Sutoro meninggal pada 1 Agustus 1998. Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Giridharmoloyo II, Magelang, bersama pahlawan lain.

Editor : EL

Berita Terkait

Profil Ashraff Abu, Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Profil Zohran Mamdani
Willy Amrul, Adik Buya Hamka yang Jadi Pendeta di AS
Strategi Lee Jae-yong Bawa Samsung Kuasai Era AI
Sherly Tjoanda, Gubernur Terkaya dengan Kekayaan Rp 972 Miliar
Lucky Widja, Vokalis Legendaris Band Element
“Perjalanan Mike Octavian Menuju Dunia Fashion”
Agam Rinjani, Simbol Keberanian dan Pengabdian di Rinjani
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 07:00 WIB

Profil Ashraff Abu, Suami Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Minggu, 1 Maret 2026 - 19:00 WIB

Profil Zohran Mamdani

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:00 WIB

Willy Amrul, Adik Buya Hamka yang Jadi Pendeta di AS

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:00 WIB

Strategi Lee Jae-yong Bawa Samsung Kuasai Era AI

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:00 WIB

Sutoro: Mantan Tentara Jepang yang Berjuang untuk Indonesia

Berita Terbaru

Kades Koto Dua Edi Zulfandi mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat.

Sungai Penuh

Kades Koto Dua Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:30 WIB

Kepala MTsN 1 Kota Sungai Penuh, Soni Indra, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh keluarga madrasah.”dan masyarakat.

Sungai Penuh

Kepala MTsN 1 Sungai Penuh Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:10 WIB

Kades Koto Tengah, Tansrilana, menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada warga dan mengajak mempererat persaudaraan serta gotong royong.

Sungai Penuh

Kades Koto Tengah Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:00 WIB

Kepala Desa Kairul Saleh menekankan pentingnya persatuan dan silaturahmi saat Idul Fitri.

Sungai Penuh

Kepala Desa Muara Jaya Ucapkan Selamat Idul Fitri 2026

Rabu, 18 Mar 2026 - 04:52 WIB