Sorotbrita.com – Ramadan menjadi momen penting bagi mahasiswa muslim di Cornell University. Universitas aktif menyediakan fasilitas dan kegiatan agar mahasiswa dapat menjalani puasa dengan nyaman.
Cornell menempati peringkat ke-7 universitas terbaik di AS versi QS WUR 2026. Universitas membangun Diwan Center for Muslim Life untuk mendukung kehidupan mahasiswa muslim. Alumni mendanai pusat ini, dan pusat ini berlokasi di lantai tiga Anabel Taylor Hall.
Buka Puasa dan Sahur Gratis
Diwan Center membagikan buka puasa gratis setiap Senin hingga Jumat. Mereka menambah layanan di 10 hari terakhir Ramadan. Restoran halal lokal menyiapkan menu agar mahasiswa dapat berbuka bersama.
Selain itu, Cornell Dining menyediakan kotak sahur. Mahasiswa mengambil kotak di Cook House Dining Room, Okenshields, atau Morrison Dining. Mereka bisa mengambil kotak malam sebelumnya untuk makan sebelum matahari terbit.
Tantangan Makanan Halal
Minaj Fahad, mahasiswa sekaligus pengurus Diwan Center, menjelaskan mahasiswa sering kesulitan menemukan makanan halal, terutama saat musim ujian. Karena itu, buka puasa gratis membantu mahasiswa pascasarjana dan doktoral yang tidak memiliki paket makan.
Fahad menambahkan bahwa persiapan Ramadan memerlukan enam bulan kerja keras. Lebih dari 250 peserta ikut membantu setiap malam, sehingga kegiatan berjalan lancar.
Program Spiritual dan Salat Tarawih
Diwan Center mengadakan program spiritual setiap Senin, Rabu, dan Kamis malam. Chaplain Numan Dugmeoglu memimpin diskusi tentang hubungan manusia dengan Tuhan dan refleksi diri.
Mahasiswa mengikuti salat tarawih di Anabel Taylor Hall setiap malam. Suasana semakin meriah pada 10 malam terakhir Ramadan, karena mahasiswa berkumpul hingga fajar untuk beribadah dan memperingati Lailatul Qadr.
Komunitas Muslim Semakin Berkembang
Sementara itu, Ayah El-Hardan, Presiden Muslim Educational and Cultural Association (MECA), menyebut komunitas Muslim di Cornell tumbuh pesat. Anggotanya naik dari 20 menjadi lebih dari 200 orang.
Ia ingin menjadikan komunitas ini rumah kedua bagi mahasiswa muslim. “Kami ingin menciptakan suasana hangat dan persaudaraan,” ujarnya.
Editor : EL









