Sorotbrita.com -– Dua perusahaan perikanan asal Papua berhasil menembus pasar internasional pada Februari 2026. Mereka memulai langkah ini dengan mengirim komoditas unggulan ke China dan Hong Kong.
Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Sorong, Anggra Noviansyah, menyatakan pihaknya aktif mendampingi pelaku usaha. Bea Cukai Sorong tidak hanya mengawasi kegiatan ekspor. Mereka juga membimbing perusahaan agar memahami aturan kepabeanan dan prosedur ekspor.
Pada 21 Februari 2026, PT Indoprima Utama Mina mengirim 26 ton ikan tenggiri beku ke China. Nilai transaksi ekspor tersebut mencapai USD46.500 atau sekitar Rp700 juta. Perusahaan menyiapkan dokumen dan memenuhi seluruh ketentuan sebelum pengiriman.
Dua hari kemudian, CV Putra Raja Bahari mengirim 1,9 ton kerapu hidup ke Hong Kong. Total pengiriman mencapai 20 boks. Dari ekspor ini, perusahaan memperoleh devisa sebesar Rp81.877.500.
Bea Cukai Sorong mendampingi kedua perusahaan sejak tahap persiapan. Petugas membantu proses dokumen, pemeriksaan, hingga pelepasan barang. Pendampingan ini mempercepat proses dan mengurangi kendala administrasi.
Anggra menegaskan bahwa potensi perikanan Papua sangat besar. Pelaku usaha bisa meningkatkan nilai ekspor jika mereka menjaga kualitas produk dan mematuhi regulasi.
Keberhasilan ini membuka peluang bagi pelaku usaha lain di Papua. Sektor perikanan memiliki daya saing tinggi di pasar global. Dengan strategi yang tepat, perusahaan lokal dapat memperluas jangkauan ekspor dan meningkatkan pendapatan daerah.
Editor : EL









