Jambi – Sorotbrita.com,Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi menyiapkan tenaga medis sementara untuk mendukung layanan di Rumah Sakit (RS) Adhyaksa Jambi menjelang penerimaan tenaga kesehatan oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).
Gubernur Jambi, Al Haris, meninjau kesiapan operasional RS Adhyaksa pada Senin (20/1). Ia menekankan pentingnya memastikan jumlah dokter, perawat, dan tenaga farmasi agar rumah sakit bisa langsung melayani masyarakat.
“Kami ingin memastikan rumah sakit ini memiliki tenaga medis yang cukup. Rumah sakit ini dibangun oleh Jaksa Agung dengan fasilitas yang lengkap,” kata Al Haris.
Pemprov Jambi bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Jambi menghitung kebutuhan tenaga paramedis. Langkah ini juga menyiapkan pengganti sementara sembari Kejagung menyusun penerimaan tenaga kesehatan resmi.
Al Haris menilai RS Adhyaksa memiliki fasilitas unggulan, mulai dari peralatan medis lengkap hingga bangunan megah. Pemerintah daerah juga mendukung pembangunan dermaga apung agar masyarakat bisa lebih mudah mengakses rumah sakit di bantaran Sungai Batanghari.
“Fasilitasnya luar biasa. Bangunan megah, alat medis lengkap, dan dermaganya sangat membantu warga Jambi. Kami berterima kasih kepada Pak Jaksa Agung,” ujar Gubernur.
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jambi, Sugeng Hariadi, menyatakan pihaknya menunggu arahan Kejagung untuk memulai operasional. Ia berkoordinasi dengan Pemprov untuk menentukan jumlah tenaga paramedis yang akan ditempatkan, baik dari daerah maupun pusat.
RS Adhyaksa akan melayani masyarakat umum, khususnya kelas menengah ke bawah, dengan kerja sama BPJS. Rumah sakit ini juga menyediakan 12 kamar atau sekitar 3 persen kapasitas untuk rehabilitasi narkotika dan perawatan tahanan kejaksaan yang sakit.
“Dengan persiapan awal ini, kami ingin memastikan layanan maksimal sejak hari pertama agar masyarakat tidak mengalami kendala. Kerja sama dengan Pemprov sangat membantu,” tutup Sugeng.
Editor : EL









