Jakarta –Sorotbrita.com, Industri teknologi global mulai mengarahkan perhatian ke kacamata pintar sebagai perangkat komputasi generasi berikutnya. Sejumlah perusahaan menilai wearable ini mampu mengambil alih sebagian fungsi smartphone dalam beberapa tahun ke depan.
Para pemimpin teknologi dunia, seperti CEO Meta Mark Zuckerberg dan Elon Musk, sejak lama memprediksi bahwa ponsel pintar tidak akan terus menjadi perangkat utama manusia.
Mark Zuckerberg Yakin Pengguna Akan Beralih ke Kacamata Pintar
Dalam ajang Meta Connect 2024, CEO Meta Mark Zuckerberg menyampaikan keyakinannya bahwa kacamata pintar akan menjadi perangkat komputasi massal berikutnya. Ia menilai miliaran orang yang saat ini menggunakan kacamata konvensional akan beralih ke versi pintar dalam satu dekade ke depan.
Zuckerberg menyamakan peralihan ini dengan perubahan besar saat masyarakat beralih dari ponsel biasa ke smartphone. Menurutnya, kacamata pintar menghadirkan pengalaman komputasi yang lebih alami karena tidak bergantung pada layar genggam.
Tahun 2026 Diprediksi Jadi Momentum Penting
Pelaku industri memproyeksikan tahun 2026 sebagai titik penting perkembangan kacamata pintar. Perangkat wearable ini memungkinkan pengguna berinteraksi langsung dengan kecerdasan buatan (AI) dan mengakses informasi secara instan.
Pengguna dapat memanfaatkan kacamata pintar untuk navigasi GPS, notifikasi real-time, hingga komunikasi singkat tanpa harus mengeluarkan ponsel.
Tantangan Industri Masih Jadi Penghambat
CEO Rokid, Misa Zhu, menyebut industri kacamata pintar masih menghadapi tantangan besar. Ia menjelaskan tantangan tersebut sebagai “segitiga mustahil”, yang mencakup kualitas tampilan, daya tahan baterai, dan kenyamanan pemakaian.
Menurut Zhu, produsen masih kesulitan menyeimbangkan ketiga aspek tersebut secara bersamaan. Ia memperkirakan terobosan signifikan baru akan muncul dalam tiga hingga lima tahun ke depan.
Kacamata Pintar Belum Sepenuhnya Gantikan Smartphone
Meski banyak pihak menyebut kacamata pintar sebagai pengganti ponsel, Zhu menilai perangkat ini belum akan menggantikan smartphone sepenuhnya dalam waktu dekat.
Dalam tiga tahun ke depan, pengguna masih akan memanfaatkan kacamata pintar sebagai aksesori. Namun, setelah lima tahun, perannya berpotensi berubah menjadi perangkat utama.
Editor : EL









