AS Klaim Tangkap Nicolas Maduro, Krisis Ekonomi Venezuela Jadi Sorotan Dunia

AS mengklaim menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dalam operasi besar-besaran. Di tengah gejolak politik, Venezuela masih dilanda krisis ekonomi, inflasi tinggi, dan beban utang berat.

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, sorotbrita. com-Amerika Serikat
mengklaim telah melancarkan operasi militer besar-besaran di Venezuela yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolas Maduro. Operasi tersebut disebut berlangsung pada Sabtu dan melibatkan koordinasi langsung dengan aparat penegak hukum Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa Maduro bersama istrinya, Cilia Flores, telah diamankan dan dikeluarkan dari wilayah Venezuela usai operasi tersebut. Menurut Trump, langkah ini diambil sebagai bagian dari tindakan tegas terhadap kepemimpinan Venezuela.

“Amerika Serikat telah melaksanakan operasi berskala besar di Venezuela. Presiden Nicolas Maduro dan istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu melalui kerja sama aparat penegak hukum,” ujar Trump dalam pernyataannya, dikutip dari CNBC, Sabtu (3/1/2026).

Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi Venezuela yang selama bertahun-tahun berada dalam tekanan ekonomi berat. Negara di kawasan Amerika Selatan itu masih berjuang keluar dari krisis multidimensi yang berdampak luas terhadap kehidupan masyarakatnya.

Baca Juga :  Gelombang Dingin Ekstrem Terjang New York

Pada April 2025, pemerintah Venezuela bahkan sempat menetapkan status darurat ekonomi akibat kondisi keuangan negara yang memburuk. Berdasarkan data Dana Moneter Internasional (IMF), pertumbuhan ekonomi Venezuela pada 2025 diperkirakan hanya mencapai 0,5%, mencerminkan pemulihan yang sangat lambat.

Nilai produk domestik bruto (PDB) Venezuela pada 2025 tercatat sekitar US$ 82,77 miliar, jauh lebih kecil dibandingkan masa sebelum krisis. Sementara itu, PDB per kapita berada di kisaran US$ 3.100, menunjukkan daya beli masyarakat yang masih rendah.

Jika dihitung berdasarkan paritas daya beli, PDB per kapita Venezuela mencapai US$ 8.790. Angka ini menegaskan adanya kesenjangan besar antara nilai tukar resmi dan kondisi riil ekonomi masyarakat.

Total PDB berbasis paritas daya beli tercatat sekitar US$ 234,34 miliar, atau hanya menyumbang 0,11% dari perekonomian global. Kontribusi yang minim ini mencerminkan merosotnya peran Venezuela di kancah ekonomi dunia.

Baca Juga :  Sassuolo vs Juventus: Bianconeri Menang Telak 3-0

Masalah inflasi juga belum mereda. Rata-rata inflasi konsumen pada 2025 diperkirakan mencapai 269,9%, dengan inflasi akhir tahun diproyeksikan melonjak hingga 548,6%. Kondisi ini membuat beban hidup masyarakat semakin berat.

Dari sisi demografi, populasi Venezuela pada 2026 diperkirakan tinggal 26,89 juta jiwa akibat gelombang migrasi besar-besaran. Tingkat pengangguran pun masih tinggi, mencapai 35,6%, menandakan lemahnya sektor ketenagakerjaan formal.

Meski neraca transaksi berjalan mencatat surplus sekitar US$ 3,52 miliar atau 4,2% dari PDB pada 2025, surplus tersebut dinilai lebih bergantung pada sektor komoditas. Sementara itu, kondisi fiskal tetap rapuh dengan defisit anggaran dan rasio utang pemerintah yang menembus 164,3% dari PDB.

Situasi politik yang memanas, ditambah tekanan ekonomi yang berkepanjangan, membuat masa depan Venezuela kembali menjadi perhatian serius dunia internasional.(EL)

Berita Terkait

Bryan Johnson Debut di Paris Fashion Week
Jadwal Mekar Sakura Jepang 2026
Juventus Bungkam Pisa 4-0, Tetap di Posisi 6 Liga Italia
Wang Yi Kutuk Perang, Serukan Dialog dengan AS
Newcastle Tumbangkan MU 2-1 Meski Bermain dengan 10 Pemain
Ahmadinejad Dilaporkan Masih Hidup Usai Isu Serangan
Iran Klaim Hadapi Konflik Total dengan AS dan Israel
Strasbourg Lolos Semifinal Piala Prancis
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 18:00 WIB

Bryan Johnson Debut di Paris Fashion Week

Senin, 9 Maret 2026 - 17:00 WIB

Jadwal Mekar Sakura Jepang 2026

Senin, 9 Maret 2026 - 13:00 WIB

Juventus Bungkam Pisa 4-0, Tetap di Posisi 6 Liga Italia

Senin, 9 Maret 2026 - 09:00 WIB

Wang Yi Kutuk Perang, Serukan Dialog dengan AS

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:00 WIB

Newcastle Tumbangkan MU 2-1 Meski Bermain dengan 10 Pemain

Berita Terbaru

Kades Koto Dua Edi Zulfandi mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat.

Sungai Penuh

Kades Koto Dua Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:30 WIB

Kepala MTsN 1 Kota Sungai Penuh, Soni Indra, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh keluarga madrasah.”dan masyarakat.

Sungai Penuh

Kepala MTsN 1 Sungai Penuh Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:10 WIB

Kades Koto Tengah, Tansrilana, menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada warga dan mengajak mempererat persaudaraan serta gotong royong.

Sungai Penuh

Kades Koto Tengah Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:00 WIB

Kepala Desa Kairul Saleh menekankan pentingnya persatuan dan silaturahmi saat Idul Fitri.

Sungai Penuh

Kepala Desa Muara Jaya Ucapkan Selamat Idul Fitri 2026

Rabu, 18 Mar 2026 - 04:52 WIB