Jakarta, Sorotberita.com – Pengguna WhatsApp diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus kejahatan siber terbaru yang dikenal dengan nama GhostPairing. Modus penipuan ini tergolong sangat berbahaya karena memungkinkan pelaku membajak akun WhatsApp korban tanpa harus mengetahui kata sandi maupun kode OTP.
Ancaman ini pertama kali diungkap oleh perusahaan keamanan siber Avast. Yang membuat GhostPairing semakin berisiko, banyak korban tidak menyadari bahwa akun WhatsApp mereka telah disusupi, bahkan dalam jangka waktu yang cukup lama.
Berbeda dengan metode penipuan sebelumnya, GhostPairing memanfaatkan celah pada fitur Linked Devices atau penautan perangkat di WhatsApp. Melalui fitur ini, pelaku dapat mengakses seluruh isi percakapan, foto, video, pesan suara, hingga daftar kontak korban secara diam-diam.
Berdasarkan laporan media Inggris, Mirror UK, aksi penipuan ini umumnya diawali dengan pesan mencurigakan yang dikirim dari akun kontak yang dikenal korban. Pesan tersebut sering kali bersifat memancing rasa penasaran, seperti kalimat “Aku menemukan foto kamu,” yang disertai dengan tautan berbahaya.
Ketika korban mengklik tautan tersebut, mereka akan diarahkan ke situs palsu yang menyerupai halaman media sosial atau laman verifikasi. Korban kemudian diminta melakukan proses verifikasi tertentu agar dapat melihat konten yang dijanjikan.
Tanpa disadari, langkah tersebut justru menjadi proses penautan perangkat baru ke akun WhatsApp korban. Setelah kode pemasangan dimasukkan, perangkat milik pelaku otomatis terhubung sebagai perangkat tertaut dan memperoleh akses penuh.
Akibatnya, pelaku dapat membaca seluruh percakapan, mengunduh data pribadi, hingga menyamar sebagai korban untuk melakukan penipuan lanjutan terhadap keluarga, teman, maupun anggota grup WhatsApp.
Untuk menghindari risiko GhostPairing, pengguna WhatsApp disarankan untuk selalu waspada, tidak sembarangan mengklik tautan, serta rutin memeriksa keamanan akun mereka.
Langkah Pencegahan Modus GhostPairing WhatsApp
Periksa WhatsApp → Pengaturan → Perangkat Tertaut, lalu segera keluarkan perangkat yang tidak dikenal
Hindari situs atau tautan yang meminta pemindaian QR atau kode pemasangan WhatsApp
Aktifkan fitur verifikasi dua langkah (two-step verification)
Edukasi keluarga dan teman agar lebih berhati-hati terhadap pesan mencurigakan.









