Tunis –Sorotbrita.com,Hujan ekstrem menewaskan empat orang dan menyebabkan banjir besar di Tunisia. Kantor berita pemerintah Tunis Afrique Presse (TAP) melaporkan pada Selasa (20/1) bahwa curah hujan kali ini merupakan yang terparah sejak 1950.
Korban tewas muncul sejak Senin malam hingga Selasa pagi di Kota Moknine, Provinsi Monastir, pesisir timur Tunisia. Hujan deras mencapai 230 milimeter dalam waktu singkat dan menggenangi jalan serta rumah warga.
Khalil Meshri, Kepala Operasi Departemen Perlindungan Sipil, mengatakan timnya melakukan lebih dari 100 operasi penyelamatan hingga Selasa pukul 05.00 waktu setempat. Tim mengevakuasi 15 orang dan membantu sekitar 300 warga menyeberangi sungai serta lembah yang meluap.
Hujan deras membuat sungai dan saluran air meluap. Banyak jalan menjadi sangat berbahaya. Pemerintah menutup jalan utama dan menangguhkan sekolah di lebih dari delapan provinsi. Warga harus menjauhi daerah rawan banjir dan mengikuti arahan keselamatan.
Institut Meteorologi Nasional memperingatkan masyarakat dengan peringatan merah untuk Grand Tunis, Nabeul, dan Monastir. Presiden Kais Saied memerintahkan militer untuk ikut menyelamatkan warga. Hujan lebat dan angin kencang diperkirakan masih akan berlangsung beberapa hari ke depan.
Editor : EL









