Kejaksaan Agung Lelang Kapal Tanker Iran Berserta Minyak

Lelang Kapal Menarik Perhatian Investor dan Industri Minyak

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta –Sorotbrita.com,Kejaksaan Agung (Kejagung melelang kapal tanker Iran, MT Arman 114, beserta muatan minyak mentah Light Crude Oil.

Lelang ini menjadi kesempatan kedua, karena lelang pertama gagal pada Desember 2025. Pejabat KPNKL menetapkan nilai kapal Rp 1,17 triliun dan uang jaminan Rp 118 miliar, sementara lelang ditutup pada 30 Januari 2026.

Kapal itu memiliki kapasitas 300.579 dwt dan masih membawa 167 ribu metrik ton atau sekitar 1,25 juta barel minyak mentah. Selain itu, kapal ini termasuk salah satu tanker terbesar yang dilelang Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Penahanan dan Kepemilikan Kapal

Pihak berwenang menangkap MT Arman 114 di perairan Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau. Meski kapal terdaftar di Iran, kepemilikannya tetap tidak jelas.

Baca Juga :  Batu Bara Melemah, Permintaan Hati-hati Jelang Imlek

Pengadilan Batam menolak klaim perusahaan Panama yang mengaku memiliki kapal. Sementara itu, Iran membantah keterlibatan dan kepemilikan minyak tersebut sejak penahanan kapal.

Kasus Hukum Kapten

Pengadilan menjatuhkan hukuman secara in absentia kepada kapten kapal, warga Mesir, atas tuduhan pencemaran. Kapten itu melarikan diri beberapa hari sebelum putusan pengadilan.

Selain itu, pengadilan menetapkan hukuman 7 tahun penjara dan denda US$ 300.000, atau tambahan enam bulan penjara jika denda tidak dibayar. Pengadilan juga memerintahkan penyitaan kapal dan muatannya.

Transfer Minyak Ilegal

Baca Juga :  PHK 800 Karyawan, Home Depot Terapkan WFO

Pihak berwenang menangkap kapal saat melakukan transfer minyak ilegal antar kapal pada Juli 2023. Saat kapal berusaha melarikan diri, otoritas Malaysia menghentikan dan mengembalikannya ke Indonesia.

Sejarah Global Kapal

MT Arman 114 dibangun pada 1997 dan awalnya bernama Grace 1. Pada Juli 2019, Inggris menahan kapal di perairan Gibraltar karena kapal itu membawa minyak Iran yang ditujukan ke Suriah, sehingga melanggar sanksi Uni Eropa dan AS.

Setelah dibebaskan, pemilik kapal mengganti namanya menjadi Adrian Darya 1, lalu menjadi Arman 114 pada 2020. Selain itu, Amerika Serikat memasukkan kapal ini ke dalam daftar sanksi sejak 2019.

 

 

Editor : EL

Berita Terkait

PT Agrinas Impor 105.000 Pickup Murah dari India
Bahlil Tegaskan Swasembada Energi Butuh Terobosan Nyata
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2.947.000 per Gram
Bea Cukai Segel 3 Toko Perhiasan Mewah di Jakarta
Pengangguran di Indonesia Turun, TPT November 2025 Jadi 4,74%
Pertamina Tegaskan Impor Minyak Sesuai Aturan
Pemerintah Pangkas Produksi Nikel 2026, Target Harga Naik
Proyek Waste to Energy Mulai 2026, Target Operasi 2027
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:00 WIB

PT Agrinas Impor 105.000 Pickup Murah dari India

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:00 WIB

Bahlil Tegaskan Swasembada Energi Butuh Terobosan Nyata

Jumat, 13 Februari 2026 - 13:00 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2.947.000 per Gram

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:00 WIB

Bea Cukai Segel 3 Toko Perhiasan Mewah di Jakarta

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:00 WIB

Pengangguran di Indonesia Turun, TPT November 2025 Jadi 4,74%

Berita Terbaru

Arsip foto tak bertanggal ini memperlihatkan seekor Gekko kaiyai yang ditemukan di Provinsi Anhui, China. Peneliti China telah menemukan spesies tokek baru yang mereka beri nama Gekko kaiyai di Pegunungan Dabie, Provinsi Anhui, China. ANTARA/Xinhua

Uncategorized

Kamboja Catat Penemuan Spesies Tokek Baru

Kamis, 26 Feb 2026 - 19:00 WIB

Para turis berpose untuk foto di depan toko perhiasan dengan layar tampilan yang menampilkan gambar model yang mengenakan perhiasan emas yang memukau.

Lifestyle

Pasar Emas Dubai Diserbu Wisatawan

Kamis, 26 Feb 2026 - 18:00 WIB

Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Bisnis

Direktur Utama MDTV Mengundurkan Diri

Kamis, 26 Feb 2026 - 17:00 WIB

RI Impor Ayam dari AS, Begini Dampak Bagi Peternak. (Foto: Okezone.com)

Ekonomi

Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:00 WIB

Toyota Kijang 2026 Hadir Lebih Modern, Legendaris Teknologi Hybrid

Otomotif

Toyota Kijang Super 2026: Hybrid dan Ramah Keluarga

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB