Menhub Imbau Maskapai Waspadai Konflik Timur Tengah

Peningkatan Kewaspadaan Maskapai Internasional

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 2 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsip foto - Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi. ANTARA/Harianto

Arsip foto - Menteri Perhubungan Republik Indonesia Dudy Purwagandhi. ANTARA/Harianto

Sorotbrita.com – Menteri Perhubungan Republik Indonesia, Dudy Purwogandhi, mengimbau agar maskapai penerbangan yang memiliki rute internasional menuju atau melintasi Timur Tengah meningkatkan kewaspadaan. Hal ini menyusul eskalasi ketegangan antara Iran, Israel, dan sekutunya Amerika Serikat.

“Beberapa penerbangan internasional yang melewati kawasan Timur Tengah terdampak konflik, ada yang dibatalkan, namun sebagian masih berjalan normal,” ujar Dudy di Jakarta, Minggu.

Maskapai Asing Batalkan Penerbangan

Beberapa maskapai internasional sudah membatalkan jadwal penerbangan dari dan menuju kota-kota di Timur Tengah. Sebagai contoh, maskapai yang terdampak antara lain:

– Etihad Airways

– Qatar Airways

– Emirates

– Malaysia Airlines

– Philippine Airlines

– IndiGo Airlines

– SriLankan Airlines

– China Southern Airlines

Baca Juga :  Bea Cukai Segel 3 Toko Perhiasan Mewah di Jakarta

– Singapore Airlines

– Scoot

Selain itu, beberapa maskapai lain menyesuaikan operasi mereka. Saudia Airlines, misalnya, masih memantau kondisi untuk beberapa kota tujuan. Oman Air beroperasi seperti biasa, sementara Ethiopian Airlines tetap beroperasi namun meniadakan rute ke Amman (Yordania) dan Tel Aviv (Israel).

Maskapai Nasional Belum Terdampak

Sementara itu, dua maskapai Indonesia yang melintasi ruang udara Timur Tengah, yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air, sejauh ini belum terdampak langsung.

Selain itu, Dudy menjelaskan bahwa penerbangan Garuda menuju Amsterdam telah dialihkan melalui Kairo, Mesir, sedangkan rute menuju Jeddah masih berjalan normal. Dengan demikian, penumpang Indonesia tetap dapat terbang dengan aman meski konflik meningkat.

Keselamatan dan Keamanan Jadi Prioritas

Baca Juga :  Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2.947.000 per Gram

Menhub menekankan bahwa keselamatan dan keamanan penerbangan selalu menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, Kemenhub terus berkoordinasi dengan:

– AirNav Indonesia

– Maskapai penerbangan

– Pengelola bandara

– Otoritas asing

Koordinasi ini dilakukan agar informasi keamanan di wilayah Timur Tengah selalu diperbarui dan penerbangan tetap aman dan lancar.

Penutupan Ruang Udara di Beberapa Negara

Beberapa negara telah menutup ruang udara mereka, baik untuk penerbangan komersial maupun pribadi. Negara-negara tersebut antara lain:

– Qatar

–  Uni Emirat Arab

– Bahrain

–  Kuwait

– Irak

– Suriah

Akibatnya, maskapai dan penumpang perlu memantau kondisi secara aktif agar perjalanan tetap aman dan terencana.

 

Editor : EL

Berita Terkait

Kiswah Tour & Travel Tawarkan Dua Skema Umrah Fleksibel, Solusi Mudah Menuju Tanah Suci
FT Injeksi Kimia Dongkrak Produksi Lapangan Meruap
PT Agrinas Impor 105.000 Pickup Murah dari India
Bahlil Tegaskan Swasembada Energi Butuh Terobosan Nyata
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp 2.947.000 per Gram
Bea Cukai Segel 3 Toko Perhiasan Mewah di Jakarta
Pengangguran di Indonesia Turun, TPT November 2025 Jadi 4,74%
Pertamina Tegaskan Impor Minyak Sesuai Aturan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 20:15 WIB

Kiswah Tour & Travel Tawarkan Dua Skema Umrah Fleksibel, Solusi Mudah Menuju Tanah Suci

Senin, 2 Maret 2026 - 13:00 WIB

Menhub Imbau Maskapai Waspadai Konflik Timur Tengah

Senin, 2 Maret 2026 - 07:00 WIB

FT Injeksi Kimia Dongkrak Produksi Lapangan Meruap

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:00 WIB

PT Agrinas Impor 105.000 Pickup Murah dari India

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:00 WIB

Bahlil Tegaskan Swasembada Energi Butuh Terobosan Nyata

Berita Terbaru