Atlanta –Sorotbrita.com,Home Depot memutuskan untuk memberhentikan 800 karyawan dari pusat dukungan toko di Atlanta, Amerika Serikat. Selain itu, perusahaan mewajibkan seluruh karyawan korporat kembali bekerja dari kantor lima hari dalam sepekan mulai 6 April 2026.
Alasan Perusahaan
Manajemen Home Depot menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan meningkatkan kelincahan perusahaan dan menjaga koneksi yang lebih erat dengan karyawan garis depan. “Kami ingin mempercepat pengambilan keputusan sekaligus tetap terhubung dengan karyawan dan pelanggan,” tulis manajemen dalam pernyataan resmi.
CEO Home Depot, Ted Decker, menambahkan bahwa kehadiran fisik di kantor penting untuk memperkuat koordinasi dan budaya perusahaan. “Untuk mempertahankan posisi terdepan di industri, perusahaan harus bergerak cepat dan terhubung langsung dengan karyawan di lapangan,” kata Decker.
Detail PHK
Dari 800 posisi yang dipangkas, sekitar 150 berada di kantor pusat Atlanta, sedangkan sisanya merupakan pekerja jarak jauh, terutama dari tim teknologi dan divisi korporat lainnya. Home Depot akan memberikan paket pesangon, tunjangan transisi, dan dukungan penempatan kerja bagi karyawan terdampak.
Kembali ke Kantor
Kebijakan bekerja dari kantor lima hari ini mulai berlaku pada awal April. Menurut Decker, kehadiran langsung memungkinkan manajemen memberikan dukungan lebih bermakna kepada karyawan toko dan lapangan, mendorong hasil kerja lebih baik, dan memperkuat budaya perusahaan yang berfokus pada manusia.
Kondisi Pasar Perbaikan Rumah
Langkah efisiensi ini muncul di tengah melemahnya pasar perbaikan rumah di AS. Tingginya suku bunga hipotek, ketidakpastian ekonomi, dan harga rumah yang masih tinggi membuat konsumen menunda proyek renovasi. Penurunan suku bunga sejauh ini belum mendorong pemulihan signifikan.
Proyeksi Keuangan
Home Depot memproyeksikan laba fiskal 2025 turun lebih dalam, tetapi penjualan tahunan diperkirakan masih tumbuh sekitar 3%, dengan pertumbuhan penjualan sebanding sedikit positif. Saham perusahaan turun sekitar 10% dalam setahun terakhir, tertinggal dari indeks S&P 500. Namun sejak awal tahun, saham naik sekitar 9%. Laporan keuangan kuartal IV fiskal akan dirilis pada 24 Februari 2026.
Editor : EL









