Palembang – Sorotbrita.com, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menargetkan ruas Tol Kayu Agung–Palembang–Betung (Kapalbetung) bisa difungsikan secara terbatas sekitar H-10 Lebaran 2026 untuk memperlancar arus mudik.
“Tol ini sangat vital untuk konektivitas wilayah. Kami ingin masyarakat bisa menggunakan ruas tol sebelum Lebaran, setelah tim kami melakukan uji kelaikan,” kata AHY saat meninjau pembangunan Jembatan Musi V Tol Kapalbetung di Palembang, Rabu.
Tol Kapalbetung akan memangkas waktu perjalanan Palembang–Betung dari 3–4 jam menjadi sekitar 1 jam. Pengurangan waktu tempuh ini meningkatkan produktivitas masyarakat sekaligus mengurangi kemacetan, terutama saat arus mudik dan balik.
Meskipun percepatan proyek terus berjalan, tim tetap menekankan keselamatan. Mereka akan melakukan uji kelaikan pada struktur Jembatan Musi 5 sebelum tol dibuka.
Secara teknis, Jembatan Musi 5 memiliki panjang 1.684 meter dan lebar 2 x 12,7 meter. Tim konstruksi membangun bentang tengah jembatan menggunakan metode Post-Tensioned Cast in Situ Concrete Box Girder dengan konfigurasi 100 m + 180 m + 100 m.
AHY menekankan pentingnya penyelesaian pembebasan lahan agar proyek bisa berstatus clean and clear. Pemerintah terus berkoordinasi dengan kementerian dan pihak terkait untuk mempercepat proses ini.
Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, optimis tol ini akan memperlancar mobilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Waktu tempuh yang sebelumnya 3–4 jam kini bisa dipangkas menjadi sekitar 1 jam,” ujar Dewa. Pemerintah kota juga mengusulkan pengadaan exit tol di Kecamatan Gandus agar masyarakat bisa mengakses kawasan tersebut lebih mudah.
Editor : EL









