Jakarta – Sorotbrita.com, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menargetkan pembangunan 400.000 rumah layak huni melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) pada 2026. Ia mempercepat pelaksanaan program menjadi Maret 2026.
Ara menyampaikan percepatan itu saat rapat kerja bersama Komisi V DPR RI, Selasa (10/2/2026). Ia memastikan program langsung berjalan setelah Lebaran 2026.
“Kita mulai akhir Maret. Habis Lebaran langsung jalan. Kita targetkan 400.000 unit,” tegas Ara.
Pemerintah mengalokasikan anggaran Rp8,9 triliun untuk mendukung renovasi rumah tidak layak huni (RTLH). Kementerian PKP akan menyalurkan bantuan dalam dua tahap agar pelaksanaan lebih efektif.
Tahap pertama dimulai pada Maret 2026. Tahap kedua menyusul pada Agustus hingga September 2026.
Pada 2025, Kementerian PKP membangun 43.650 unit rumah melalui program BSPS. Angka itu mencapai 96,85% dari target 45.073 unit.
Ara optimistis peningkatan target pada 2026 dapat memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah terhadap rumah layak huni.
Editor : EL









