Semarang – Sorotbrita.com, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Jalan Tol Semarang–Demak Seksi I di Semarang, Jawa Tengah, Minggu. Kunjungan ini bertujuan memastikan proyek strategis tersebut berjalan sesuai rencana dan target penyelesaian.
Tol yang menghubungkan Kaligawe, Kota Semarang, hingga Sayung, Kabupaten Demak, berfungsi bukan hanya sebagai jalur transportasi. Pemerintah merancang tol ini sekaligus sebagai tanggul laut raksasa (giant sea wall) yang terintegrasi dengan Kolam Retensi Terboyo.
Gibran menekankan bahwa integrasi tol dan kolam retensi akan memperkuat sistem pengendalian banjir dan rob di kawasan Pantai Utara (Pantura) Jawa. Ia menyoroti tekanan lingkungan yang serius akibat penurunan muka tanah dan kenaikan permukaan air laut di wilayah tersebut.
Dalam kunjungan itu, Gibran meminta pemerintah mempercepat pembangunan agar proyek dapat selesai tepat waktu. Pemerintah menargetkan jalan tol ini tersambung dan mulai beroperasi pada pertengahan 2027.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Tengah–DI Yogyakarta, M. Iqbal Tamher, menjelaskan pihaknya terus mendorong penyelesaian konstruksi sesuai timeline. Ia menekankan percepatan proyek penting agar masyarakat segera merasakan manfaat ekonomi dan perlindungan wilayah pesisir.
Selain pembangunan tol dan tanggul laut, Gibran meminta pemerintah daerah mengoptimalkan Kolam Retensi Terboyo dan Sriwulan. Ia menekankan kedua fasilitas itu harus berfungsi sebagai pengendali banjir sekaligus menjadi sumber air baku bagi warga sekitar.
Gibran juga menyoroti perlunya pengendalian rob di seluruh Pantura, termasuk Pekalongan, Demak, dan Pati. Ia meminta pemerintah daerah segera menahan dampak banjir rob agar tidak meluas.
Peninjauan ini menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan pembangunan infrastruktur terintegrasi. Proyek ini akan meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas, sekaligus memperkuat ketahanan pesisir dan memberikan perlindungan jangka panjang bagi masyarakat di Pantai Utara Jawa.
Editor : EL









