Jakarta – Sorotbrita.com, 16 Februari 2026 – Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mendukung keputusan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang melarang organisasi melakukan sweeping rumah makan selama bulan Ramadan. Menurut Anwar, masyarakat harus menumbuhkan sikap saling menghormati antarumat beragama.
“Saya rasa masyarakat tidak perlu melakukan sweeping. Pemerintah sudah mensosialisasikan pentingnya saling menghormati agama dan ibadah orang lain sebelum Ramadan,” ujar Anwar Abbas saat dihubungi, Minggu (15/2/2026).
Anwar menekankan pemerintah memegang peran penting untuk menjaga ketertiban sehingga umat Islam bisa menjalankan puasa tanpa gangguan. “Umat Islam tidak perlu khawatir karena pemerintah menjaga suasana agar ibadah berjalan tenang,” tambahnya.
Anwar juga menegaskan umat Islam tidak perlu melakukan sweeping sendiri, karena pemerintah menjamin keamanan dan ketertiban selama Ramadan.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan ormas tidak boleh melakukan penyisiran rumah makan saat Ramadan. Pernyataan ini ia sampaikan saat meresmikan gedung Gereja Kerapatan Gereja Protestan Minahasa (KGPM) di kawasan Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026).
“Warga harus menyambut Ramadan dengan kedamaian dan kerukunan, bukan dengan tindakan yang menimbulkan keresahan,” tegas Pramono.
Pemprov DKI menyiapkan berbagai langkah agar seluruh aktivitas ibadah Ramadan tetap tertib. Menanggapi potensi sweeping, Pramono menegaskan, “Saya bertanggung jawab menjaga ketertiban dan tidak mengizinkan sweeping.”
Editor : EL









