Sorotbrita.com – Dubai, yang dikenal sebagai “ibu kota emas” Timur Tengah, menarik wisatawan dari seluruh dunia. Selain berbelanja perhiasan, mereka datang untuk merasakan kemewahan kota ini. Terutama menjelang perayaan yang identik dengan keberuntungan, pasar emas menjadi magnet utama.
Wisatawan Memadati Pasar Emas
Pada 25 Februari 2026, wisatawan Vietnam berbondong-bondong ke Pasar Emas untuk membeli cincin, kalung, dan perhiasan lain sebagai simbol keberuntungan.
Cuaca sejuk bulan Februari membuat pengunjung nyaman berjalan-jalan. Selain itu, banyak orang berhenti berfoto di dekat cincin emas raksasa Najmat Taiba, ikon pasar yang terkenal.
Sejarah dan Koleksi Gold Souk
Gold Souk di Deira dibangun pada tahun 1940-an oleh pedagang asal India dan Iran. Pasar ini membentang satu kilometer dan menampung lebih dari 500 kios yang menjual emas, berlian, dan batu mulia.
Sementara itu, pedagang menata sekitar 10 ton emas setiap hari. Koleksi mulai dari kalung, gelang, hingga set perhiasan mewah selalu memikat pengunjung.
Desain dan Keahlian Menarik Pengunjung
Selain harga yang kompetitif, wisatawan tertarik pada desain dan keahlian pengrajin. Pemandu lokal Mahmoud Ali Said Hawchar menambahkan, “Toko dengan desain unik dan mengikuti tren selalu ramai pembeli.”
Oleh karena itu, pengunjung tidak hanya membeli perhiasan, tetapi juga menikmati pengalaman memilih dan mengambil foto ikonik.
Editor : EL









