Lubuk Basung – Sorotbrita.com ,Pemerintah Kabupaten Agam mencatat pembangunan hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Kecamatan Palembayan telah mencapai 85 persen. Pemkab menargetkan peresmian huntara tersebut pada 20 Januari 2026.
Wakil Bupati Agam Muhammad Iqbal mengatakan pembangunan huntara berlangsung di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia. TNI, BNPB, BPBD Agam, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang mengerjakan proyek tersebut secara terpadu.
“Pekerjaan berjalan sesuai rencana dan hampir selesai. Kami optimistis huntara rampung sebelum 20 Januari 2026,” kata Iqbal di Lubuk Basung, Kamis.
Di lokasi tersebut, pemerintah membangun 117 unit hunian dan 24 barak untuk menampung warga yang kehilangan rumah akibat banjir bandang dan tanah longsor.
Selain Palembayan, Pemkab Agam juga membangun huntara di sejumlah wilayah lain. Pemerintah mengerjakan dua titik di Kecamatan Tanjung Raya serta beberapa lokasi di Kecamatan Palupuh dan Malalak. Saat ini, seluruh lokasi tersebut masih dalam tahap pembangunan.
Iqbal menegaskan pemerintah menargetkan penyelesaian seluruh huntara sebelum bulan Ramadhan 2026.
“Kami ingin warga terdampak bisa menjalankan ibadah puasa dengan lebih tenang di hunian sementara yang layak,” ujarnya.
Pemkab Agam memprioritaskan huntara bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat akibat bencana alam.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Agam, banjir bandang, banjir, dan tanah longsor yang terjadi pada akhir November 2025 menyebabkan 165 orang meninggal dunia dan 37 orang hilang. Bencana tersebut juga merusak 2.619 rumah warga, 27 rumah ibadah, serta 121 fasilitas pendidikan.
Editor : EL









