Sara Duterte Deklarasi Maju Pilpres Filipina 2028

Komitmen Sara untuk Memimpin Filipina

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Wakil Presiden Filipina Sara Duterte. (REUTERS/Eloisa Lopez/File Photo)

Foto: Wakil Presiden Filipina Sara Duterte. (REUTERS/Eloisa Lopez/File Photo)

FILIPINA – Sorotbrita.com,Wakil Presiden Filipina, Sara Duterte, resmi menyatakan akan maju dalam pemilihan presiden 2028. Ia menyampaikan deklarasi tersebut saat suhu politik nasional terus meningkat, terutama dalam hubungannya dengan Presiden Ferdinand Marcos Jr.

Dalam pidato pada Rabu (18/2/2026), Sara menegaskan komitmennya untuk memimpin Filipina yang berpenduduk lebih dari 100 juta jiwa. Ia menyatakan siap mengabdikan diri sepenuhnya bagi negara.

“Saya siap mempersembahkan hidup dan tenaga saya untuk bangsa ini,” ujarnya.

Kritik Terbuka ke Presiden Marcos

Dalam pernyataannya, Sara juga melontarkan kritik terhadap pemerintahan Presiden Marcos. Ia menilai pemerintah belum merealisasikan sejumlah janji kampanye dan mempertanyakan konsistensi kepemimpinan nasional.

Baca Juga :  Mantan Pilot Elit AS Didakwa Latih Angkatan Udara China

Menurut Sara, ia sudah melihat perbedaan sikap sejak awal masa pemerintahan berjalan. Hubungan politik antara keduanya pun terus memburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Aliansi antara keluarga Duterte dan Marcos sebelumnya mengantarkan kemenangan besar pada pemilu 2022. Namun, ketegangan muncul hanya beberapa minggu setelah pemerintahan dimulai dan berkembang menjadi konflik terbuka pada 2025.

Bayang-Bayang Kasus Rodrigo Duterte di ICC

Deklarasi pencalonan ini muncul menjelang agenda hukum yang melibatkan mantan Presiden Rodrigo Duterte di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) di Belanda. Pengadilan tersebut meninjau dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam operasi pemberantasan narkoba saat ia menjabat sebagai presiden.

Baca Juga :  Kuba Tegaskan Kedaulatan Meski Tekanan AS

Majelis hakim akan menentukan apakah kasus itu berlanjut ke tahap persidangan penuh setelah melalui sidang konfirmasi dakwaan.

Ancaman Pemakzulan dan Dinamika Politik Dalam Negeri

Di dalam negeri, Sara Duterte juga menghadapi tekanan politik. Sejumlah pihak kembali menggulirkan wacana pemakzulan dalam beberapa pekan terakhir. Beberapa tokoh keagamaan bahkan mengajukan laporan resmi pada awal Februari.

Konstitusi Filipina memberi kewenangan kepada parlemen untuk memproses pemakzulan. Jika Senat menyatakan bersalah, proses tersebut dapat membatasi hak politiknya dan memengaruhi peluangnya pada Pilpres 2028.

 

 

 

 

Editor : EL

Berita Terkait

Bryan Johnson Debut di Paris Fashion Week
Jadwal Mekar Sakura Jepang 2026
Juventus Bungkam Pisa 4-0, Tetap di Posisi 6 Liga Italia
Wang Yi Kutuk Perang, Serukan Dialog dengan AS
Newcastle Tumbangkan MU 2-1 Meski Bermain dengan 10 Pemain
Ahmadinejad Dilaporkan Masih Hidup Usai Isu Serangan
Iran Klaim Hadapi Konflik Total dengan AS dan Israel
Strasbourg Lolos Semifinal Piala Prancis
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 18:00 WIB

Bryan Johnson Debut di Paris Fashion Week

Senin, 9 Maret 2026 - 17:00 WIB

Jadwal Mekar Sakura Jepang 2026

Senin, 9 Maret 2026 - 13:00 WIB

Juventus Bungkam Pisa 4-0, Tetap di Posisi 6 Liga Italia

Senin, 9 Maret 2026 - 09:00 WIB

Wang Yi Kutuk Perang, Serukan Dialog dengan AS

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:00 WIB

Newcastle Tumbangkan MU 2-1 Meski Bermain dengan 10 Pemain

Berita Terbaru