Bahlil Ungkap Impor LPG Picu Kebocoran Devisa Ratusan Triliun

Pemerintah dorong DME sebagai pengganti LPG untuk tekan impor.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta –Sorotbrita.com ,Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan Indonesia kehilangan devisa negara hingga ratusan triliun rupiah setiap tahun akibat tingginya impor Liquefied Petroleum Gas (LPG).

Bahlil menilai ketimpangan produksi dan konsumsi LPG memicu lonjakan impor. Saat ini, konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 10 juta ton per tahun, sementara produksi dalam negeri hanya 1,6 juta ton.

“Indonesia masih harus mengimpor sekitar 8,4 juta ton LPG setiap tahun. Akibatnya, devisa negara keluar dalam jumlah sangat besar,” ujar Bahlil saat konferensi pers Capaian Kinerja Sektor ESDM 2025 di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Baca Juga :  Kopdes Merah Putih Gunakan Dana LPDB untuk Pertanian”

 

Produksi LPG Nasional Tidak Mengejar Kebutuhan

Bahlil menjelaskan peningkatan konsumsi LPG terjadi seiring pertumbuhan industri dan kebutuhan rumah tangga. Namun, kapasitas produksi nasional belum mampu mengejar lonjakan permintaan tersebut.

Kondisi ini memaksa Indonesia terus mengandalkan impor untuk menjaga pasokan LPG di dalam negeri.

 

Bahan Baku Menjadi Kendala Utama

Menurut Bahlil, pembangunan pabrik LPG baru di dalam negeri menghadapi keterbatasan bahan baku. Produksi LPG membutuhkan gas C3 dan C4, sementara cadangan gas nasional lebih banyak mengandung C1 dan C2.

Baca Juga :  Bupati Khairunas Dorong Solok Selatan Tangguh Hadapi Bencana

“Kalau kita membangun pabrik LPG, kita tetap harus mengimpor bahan bakunya. Cara itu tidak menyelesaikan persoalan,” tegasnya.

 

Pemerintah Fokus Kembangkan DME

Untuk mengurangi impor LPG, pemerintah memilih mengembangkan hilirisasi gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME). Bahlil menilai DME mampu menggantikan LPG untuk kebutuhan energi rumah tangga.
Pemerintah memanfaatkan batu bara berkalori rendah agar sumber daya dalam negeri memberikan nilai tambah yang lebih besar.
“DME bisa menggantikan LPG dan menekan impor,” kata Bahlil.

.

 

Editor : EL

Berita Terkait

Meutya Hafid Soroti Moderasi Konten Meta di Indonesia
Panglima TNI Perintahkan Siaga Tingkat 1
Indonesia Negara Paling Rajin Beribadah
Lebaran: Tradisi, Belanja, dan Kebiasaan Masyarakat Indonesia
“Prabowo Pimpin Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata”
Kejari Solok Selatan Awasi Program Pendidikan
Patroli Marinir Jaga Keamanan Perbatasan Indonesia-Singapura
Kemenko Polkam Evaluasi Operasi Intelijen Separatisme
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 19:00 WIB

Meutya Hafid Soroti Moderasi Konten Meta di Indonesia

Senin, 9 Maret 2026 - 14:00 WIB

Panglima TNI Perintahkan Siaga Tingkat 1

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:00 WIB

Indonesia Negara Paling Rajin Beribadah

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:00 WIB

Lebaran: Tradisi, Belanja, dan Kebiasaan Masyarakat Indonesia

Senin, 2 Maret 2026 - 18:00 WIB

“Prabowo Pimpin Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata”

Berita Terbaru

Kades Koto Dua Edi Zulfandi mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat.

Sungai Penuh

Kades Koto Dua Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:30 WIB

Kepala MTsN 1 Kota Sungai Penuh, Soni Indra, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh keluarga madrasah.”dan masyarakat.

Sungai Penuh

Kepala MTsN 1 Sungai Penuh Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:10 WIB

Kades Koto Tengah, Tansrilana, menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada warga dan mengajak mempererat persaudaraan serta gotong royong.

Sungai Penuh

Kades Koto Tengah Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:00 WIB

Kepala Desa Kairul Saleh menekankan pentingnya persatuan dan silaturahmi saat Idul Fitri.

Sungai Penuh

Kepala Desa Muara Jaya Ucapkan Selamat Idul Fitri 2026

Rabu, 18 Mar 2026 - 04:52 WIB