BMKG Ingatkan Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di NTB

BMKG mencatat angin bertiup hingga 40 km per jam dan memicu gelombang tinggi di perairan NTB.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram -Sorotbrita. com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) mewaspadai angin kencang. Kecepatan angin dapat mencapai 40 kilometer per jam.

Kepala Stasiun Meteorologi BMKG NTB, Satria Topan Primadi, menjelaskan angin bertiup dari barat daya hingga barat laut. Dinamika atmosfer yang aktif memicu kondisi tersebut.

BMKG menemukan pusat tekanan rendah di Samudera Hindia selatan NTB. Fenomena ini mengubah pola angin dan meningkatkan perbedaan tekanan udara.

Baca Juga :  Wapres Gibran Dorong Pembangunan Tol dan Tangkal Rob Pantura

Perbedaan tekanan yang besar mendorong angin bergerak lebih cepat. Angin berusaha menyeimbangkan tekanan antara wilayah bertekanan tinggi dan rendah.

Penguatan Monsun Asia juga memengaruhi kondisi cuaca. Massa udara mengalir dari Laut China Selatan menuju Indonesia bagian selatan. Aliran ini memperkuat kecepatan angin di wilayah NTB.

Baca Juga :  LPH KKP Dorong Sertifikasi Halal Produk Perikanan Nasional

Saat ini, tekanan udara di NTB berada pada kisaran 1.008 hingga 1.011 milibar.

BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga dua meter di seluruh perairan NTB. Gelombang kategori sedang tersebut membahayakan perahu nelayan dan kapal tongkang.

Satria mengimbau masyarakat pesisir tetap waspada saat beraktivitas di laut.

Editor : EL

Berita Terkait

Kemenko Polkam Evaluasi Operasi Intelijen Separatisme
Petugas Periksa Angkutan Umum Batang Hari Jelang Ramadhan
Zakat Kemenag Hanya untuk Delapan Ashnaf, Bukan MBG
Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Rekonstruksi Gaza
Generasi Muda Wajib Kuasai Banyak Skill, Kata Menaker Yassierli
Hujan Saat Imlek: Simbol Keberuntungan atau Kebetulan Musim?
Prabowo Subianto Gandeng Kampus Atasi Sampah Nasional
Pemkab Bungo Amankan Kotak Amal Terindikasi Teroris
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:00 WIB

Kemenko Polkam Evaluasi Operasi Intelijen Separatisme

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:00 WIB

Petugas Periksa Angkutan Umum Batang Hari Jelang Ramadhan

Sabtu, 21 Februari 2026 - 08:00 WIB

Zakat Kemenag Hanya untuk Delapan Ashnaf, Bukan MBG

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:00 WIB

Prabowo Tegaskan Dukungan Indonesia untuk Rekonstruksi Gaza

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:00 WIB

Generasi Muda Wajib Kuasai Banyak Skill, Kata Menaker Yassierli

Berita Terbaru

Arsip foto tak bertanggal ini memperlihatkan seekor Gekko kaiyai yang ditemukan di Provinsi Anhui, China. Peneliti China telah menemukan spesies tokek baru yang mereka beri nama Gekko kaiyai di Pegunungan Dabie, Provinsi Anhui, China. ANTARA/Xinhua

Uncategorized

Kamboja Catat Penemuan Spesies Tokek Baru

Kamis, 26 Feb 2026 - 19:00 WIB

Para turis berpose untuk foto di depan toko perhiasan dengan layar tampilan yang menampilkan gambar model yang mengenakan perhiasan emas yang memukau.

Lifestyle

Pasar Emas Dubai Diserbu Wisatawan

Kamis, 26 Feb 2026 - 18:00 WIB

Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Bisnis

Direktur Utama MDTV Mengundurkan Diri

Kamis, 26 Feb 2026 - 17:00 WIB

RI Impor Ayam dari AS, Begini Dampak Bagi Peternak. (Foto: Okezone.com)

Ekonomi

Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:00 WIB

Toyota Kijang 2026 Hadir Lebih Modern, Legendaris Teknologi Hybrid

Otomotif

Toyota Kijang Super 2026: Hybrid dan Ramah Keluarga

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB