Jenazah Diduga Pelatih Valencia Ditemukan Mengambang di Perairan Pulau Rinca

Tim SAR gabungan menemukan jenazah yang diduga pelatih Valencia B, Fernando Martin Carreras, mengambang di perairan Pulau Rinca setelah sepuluh hari pencarian korban tenggelamnya KM Putri Sakinah di NTT.

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, sorotbrita.com — Setelah sepuluh hari pencarian intensif, tim SAR gabungan akhirnya menemukan satu jenazah yang diduga kuat merupakan pelatih Valencia B, Fernando Martin Carreras, pada Minggu (4/1/2026). Korban ditemukan mengambang di perairan Pulau Rinca, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, mengatakan jenazah ditemukan sekitar pukul 08.47 Wita di koordinat 8°36’32.58″S – 119°36’32.22″E, dengan jarak sekitar 1,13 nautical mile dari lokasi kejadian tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah.

Baca Juga :  Aksi Nekat Mobil Lawan Arus di Tol Bandara Soetta Viral, Polisi Lakukan Penelusuran Intensif

“Korban ditemukan mengambang oleh tim RIB KPJ 2007 milik Ditpolair Polda NTT. Jenazah diduga salah satu penumpang KM Putri Sakinah,” ujar Fathur Rahman.

Setelah ditemukan, jenazah langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju KN SAR Puntadewa, lalu dibawa ke Pelabuhan Marina Labuan Bajo. Selanjutnya, korban dibawa ke RSUD Komodo untuk proses penanganan lebih lanjut.

Menurut Fathur, jenazah tersebut masih harus menjalani proses identifikasi forensik oleh tim DVI Polres Manggarai Barat guna memastikan identitas korban secara resmi.

Baca Juga :  Motif Pelajar Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Terungkap

Hingga saat ini, operasi pencarian masih terus dilanjutkan. Tim SAR gabungan masih berupaya menemukan dua korban lain yang dilaporkan hilang sejak peristiwa kecelakaan laut tersebut.

Sebagaimana diketahui, kapal wisata KM Putri Sakinah dilaporkan tenggelam di perairan Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, pada Jumat, 26 Desember 2025. Insiden ini memicu operasi pencarian besar-besaran yang melibatkan berbagai unsur SAR di wilayah NTT.(EL)

Berita Terkait

Angkatan Laut Thailand Tembak Kapal Pukat Ilegal Malaysia”
Ular Sanca 5 Meter Dievakuasi dari Rumah Kontrakan Bogor
Pria Bogor Selatan Meninggal Saat Perbaiki Genteng Bocor
Insiden Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla Berakhir Damai
“Sembilan Wisatawan Selamat di Air Terjun Sarasah Barasok”
KM Cahaya Intan Tenggelam, Semua Penumpang Selamat
Hujan Musim Dingin Eropa Utara Meningkat Tajam
Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Meninggal
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 09:00 WIB

Angkatan Laut Thailand Tembak Kapal Pukat Ilegal Malaysia”

Senin, 23 Februari 2026 - 06:00 WIB

Ular Sanca 5 Meter Dievakuasi dari Rumah Kontrakan Bogor

Senin, 23 Februari 2026 - 05:00 WIB

Pria Bogor Selatan Meninggal Saat Perbaiki Genteng Bocor

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:15 WIB

Insiden Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla Berakhir Damai

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:00 WIB

“Sembilan Wisatawan Selamat di Air Terjun Sarasah Barasok”

Berita Terbaru