Jakarta – Sorotbrita.com, Industri mi instan Indonesia mencatat pertumbuhan kuat di pasar dunia. Laporan Macquarie yang dikutip Business Times menunjukkan pasar Indonesia tumbuh 3–5 persen pada November 2025.
Angka ini melampaui China yang hanya tumbuh 2–3 persen dan Filipina yang berada di level satu digit rendah. Jepang mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 6 persen.
Dua Perusahaan Kuasai Pasar Domestik
Indofood CBP dan Wings Group menguasai sekitar 87–90 persen pasar mi instan nasional.
Pada 2020, Indofood CBP mengakuisisi Pinehill Company Limited senilai US$3 miliar. Langkah ini memperluas jaringan produksi dan distribusi ke Timur Tengah dan Afrika.
Konsumsi Indonesia Tertinggi Kedua di Dunia
World Instant Noodles Association mencatat konsumsi mi instan Indonesia mencapai 14,7 miliar porsi sepanjang 2024. Angka ini menempatkan Indonesia sebagai pasar terbesar kedua dunia.
Setiap orang di Indonesia mengonsumsi rata-rata 51,7 porsi per tahun. Angka ini melampaui Jepang dan China.
Mi Premium Dorong Pertumbuhan
Produsen mendorong pertumbuhan lewat inovasi produk premium. Mereka menghadirkan bahan lebih berkualitas, tambahan topping, dan varian lebih sehat.
Di Amerika Serikat, perusahaan Korea Selatan seperti Samyang Foods memperkuat ekspansi global dan meningkatkan pangsa pasar.
Editor : EL









