2195 Pendaki Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh Nataru

Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh Masih Jadi Favorit Wisata Alam

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sorotbrita com – Wisata alam di Kabupaten Kerinci kembali menunjukkan daya tariknya selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) mencatat sebanyak 2.195 pendaki mengunjungi Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh sepanjang periode liburan.

Data tersebut dihimpun BBTNKS sejak 21 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Dari jumlah itu, 934 pendaki tercatat mendaki Gunung Kerinci, sementara 1.261 orang memilih Danau Gunung Tujuh sebagai tujuan wisata alam.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Wilayah I BBTNKS, David, mengatakan tingginya angka kunjungan tersebut membuktikan bahwa Gunung Kerinci dan Danau Gunung Tujuh masih menjadi destinasi favorit para pecinta alam, baik dari dalam maupun luar Provinsi Jambi.

Baca Juga :  Kejaksaan Agung Lelang Kapal Tanker Iran Berserta Minyak

“Pendaki tidak hanya berasal dari Jambi, tetapi juga dari berbagai daerah lain bahkan ada yang datang dari mancanegara,” ujarnya.
Namun demikian, selama periode libur Nataru, BBTNKS juga mencatat adanya empat insiden pendakian. Dua kejadian terjadi di Gunung Kerinci dan dua lainnya di Danau Gunung Tujuh. Insiden tersebut meliputi kondisi kaki terkilir, kelelahan, serta gejala hipotermia.

“Semua korban berhasil dievakuasi dengan aman oleh petugas,” kata David.

Ia menegaskan, sebelum pendakian dimulai, seluruh pengunjung terlebih dahulu diberikan arahan dan edukasi keselamatan oleh petugas taman nasional. Pendaki diwajibkan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) demi menjaga keselamatan bersama.

Baca Juga :  DLH Kerinci Dorong Sistem Pengelolaan Sampah Komprehensif dan Terintegrasi

Selain itu, pengunjung juga diingatkan untuk menjaga kebersihan jalur pendakian, membawa kembali seluruh sampah, serta menjaga kelestarian lingkungan kawasan konservasi.

“Kami tetap merekomendasikan pengunjung untuk tidak mendekati kawah Gunung Kerinci dalam radius tiga kilometer,” tegasnya.

Untuk tahun 2026, BBTNKS memastikan program pengelolaan kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat tetap berjalan seperti tahun-tahun sebelumnya. Program tersebut mencakup patroli smart rutin, pemantauan kawasan berbasis teknologi digital, inventarisasi satwa kunci, pemulihan ekosistem, serta pemberdayaan masyarakat sekitar kawasan hutan.

“Kegiatannya hampir sama setiap tahun, mulai dari patroli, pemantauan pengunjung, hingga pemberdayaan masyarakat,” pungkas David. (*)

Editor : EL

Berita Terkait

DLH Kerinci Dorong Sistem Pengelolaan Sampah Komprehensif dan Terintegrasi
Panen Raya Jagung Koto Tengah Dongkrak Perekonomian Masyarakat Desa
Panen Raya Jagung, Desa Koto Tengah Maju
Bupati Kerinci Perkuat Sinergi Pusat untuk Wujudkan Kerinci Bersih
Imigrasi Kerinci Luncurkan Eazy Paspor di Bangko”
DPD IWOI Sungai Penuh–Kerinci Ucapkan Selamat Ramadhan
Koramil 07/Kayu Aro Pimpin Upacara Bendera Kodim 0417/Kerinci
SD N 20/III Pasar Tamiai Sambut Ramadan 1447 H
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:15 WIB

DLH Kerinci Dorong Sistem Pengelolaan Sampah Komprehensif dan Terintegrasi

Rabu, 15 April 2026 - 12:23 WIB

Panen Raya Jagung Koto Tengah Dongkrak Perekonomian Masyarakat Desa

Senin, 16 Maret 2026 - 07:00 WIB

Panen Raya Jagung, Desa Koto Tengah Maju

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:00 WIB

Bupati Kerinci Perkuat Sinergi Pusat untuk Wujudkan Kerinci Bersih

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:47 WIB

Imigrasi Kerinci Luncurkan Eazy Paspor di Bangko”

Berita Terbaru