Budidaya Labu Benih Tingkatkan Pendapatan Petani Yen Ninh

Petani Yen Ninh Beralih ke Labu Benih untuk Pendapatan Stabil

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sorotbrita.com- Mayoritas warga Komune Yen Ninh bekerja di sektor pertanian. Untuk meningkatkan nilai produksi dan pendapatan, petani setempat mengubah pola tanam. Mereka memilih membudidayakan labu penghasil benih sebagai komoditas utama.

Dalam beberapa tahun terakhir, petani meninggalkan labu konsumsi dan beralih ke labu benih. Perubahan ini memberi pendapatan lebih stabil dan bernilai tinggi.

Trinh Thi Hong, warga Dusun 1, telah menanam labu benih selama bertahun-tahun. Ia menilai tanaman ini lebih menguntungkan dibanding komoditas lain.

“Perawatannya ringan, tetapi tekniknya harus tepat. Kami harus menjaga kualitas benih,” ujarnya.

Le Van Thanh, petani Dusun 3, mengelola 6 sao lahan atau sekitar 0,6 hektare. Sebelumnya, ia menanam jeruk bali dan apel. Fluktuasi harga membuat hasil panen tidak stabil.

Sejak menanam labu benih, pendapatan keluarganya mencapai sekitar 80 juta VND per tahun. Angka ini jauh melampaui pendapatan sebelumnya. Keberhasilan tersebut mendorongnya terus mengembangkan usaha.Sejak 2019, petani Dusun 1 dan Dusun 3 menjalankan model ini melalui kerja sama dengan Koperasi Layanan Pertanian Yen Thinh dan Perusahaan Tan Luc Phat. Program awal mencakup lahan seluas 2,5 hektare.

Baca Juga :  Pedagang Mogok, Daging Tetap Tersedia

Perusahaan menyediakan benih, pupuk, terpal, dan perlengkapan produksi. Tenaga teknis perusahaan membimbing petani selama masa tanam. Petugas pertanian komune ikut memantau proses budidaya.

Saat ini, petani mengelola sekitar 10 hektare labu benih setiap tahun. Lebih dari 70 rumah tangga ikut berpartisipasi. Petani melakukan panen dua kali setahun pada musim dingin dan musim semi.

Petani menganggap penyerbukan sebagai tahap terpenting. Mereka menutup bunga menggunakan penjepit plastik. Cara ini mencegah serangga membawa serbuk sari lain dan merusak kemurnian benih.

Baca Juga :  KSO Sawit Agrinas Picu Konflik Sosial dan Risiko Monopoli

Petani mengatur pengairan dan nutrisi secara ketat. Masa tanam hingga panen berlangsung sekitar lima bulan. Waktu ini memang lebih lama, tetapi hasilnya sepadan.

Setiap labu benih berbobot rata-rata 4,5 hingga 5 kilogram. Setelah panen, petani menyimpan labu selama sekitar 25 hari. Mereka kemudian mengekstraksi biji dan mengeringkannya secara alami.Direktur Koperasi Layanan Pertanian Yen Thinh, Vu Dinh Quang, menjelaskan bahwa perusahaan membeli dua varietas labu benih. Harga benih berkisar 500.000 hingga 800.000 VND per kilogram.

“Petani tetap memperoleh pendapatan tinggi setelah menghitung biaya produksi,” katanya.

Budidaya labu benih kini membuka arah baru bagi pertanian Yen Ninh. Model ini membantu petani meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.

Editor : EL

Berita Terkait

Indonesia Kembangkan Biofuel Berbasis Nyamplung
Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal
Terungkap! Negara Ini Kuasai Produksi Cabai Hijau Dunia
KITMAS, Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia Diresmikan
Generasi Muda Wajib Kuasai Banyak Skill, Kata Menaker Yassierli
Asal Usul Mitos Tionghoa Selalu Kaya
Menaker Dorong Buruh Miliki Sertifikat Kompetensi
Prabowo: MBG Bawa Dampak Nyata bagi Ekonomi
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:00 WIB

Indonesia Kembangkan Biofuel Berbasis Nyamplung

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:00 WIB

Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:00 WIB

Terungkap! Negara Ini Kuasai Produksi Cabai Hijau Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 - 09:00 WIB

KITMAS, Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia Diresmikan

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:00 WIB

Generasi Muda Wajib Kuasai Banyak Skill, Kata Menaker Yassierli

Berita Terbaru

Kades Koto Dua Edi Zulfandi mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat.

Sungai Penuh

Kades Koto Dua Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:30 WIB

Kepala MTsN 1 Kota Sungai Penuh, Soni Indra, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh keluarga madrasah.”dan masyarakat.

Sungai Penuh

Kepala MTsN 1 Sungai Penuh Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:10 WIB

Kades Koto Tengah, Tansrilana, menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada warga dan mengajak mempererat persaudaraan serta gotong royong.

Sungai Penuh

Kades Koto Tengah Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:00 WIB

Kepala Desa Kairul Saleh menekankan pentingnya persatuan dan silaturahmi saat Idul Fitri.

Sungai Penuh

Kepala Desa Muara Jaya Ucapkan Selamat Idul Fitri 2026

Rabu, 18 Mar 2026 - 04:52 WIB