Sorotbrita.com -Menanam bawang merah tidak harus di lahan luas. Bahkan, dengan memanfaatkan pekarangan rumah atau pot, siapa pun bisa menanam bawang merah. Selain memenuhi kebutuhan dapur, budidaya ini juga bisa menambah penghasilan keluarga.
1. Siapkan Alat dan Bahan
Sebelum menanam, siapkan alat dan bahan berikut:
Bibit bawang merah berkualitas
Pot, polybag, atau bedengan kecil
Media tanam (tanah gembur, kompos, sekam)
Pupuk organik atau pupuk kandang
Air untuk penyiraman
Dengan persiapan ini, Anda memastikan bawang merah mendapat kondisi tumbuh yang optimal.
2. Pilih Bibit yang Tepat
Pilih umbi bawang merah yang sehat, kering, dan bebas penyakit. Umbi berukuran sedang biasanya tumbuh lebih seragam. Selain itu, gunakan bibit yang disimpan selama 2–3 bulan setelah panen untuk hasil terbaik.
3. Olah Media Tanam
Campur tanah, kompos, dan sekam dengan perbandingan 1:1:1. Pastikan media tanam gembur dan memiliki drainase baik. Masukkan media ke pot atau polybag hingga ¾ bagian, agar umbi mendapat ruang yang cukup untuk berkembang.
4. Tanam Umbi dengan Benar
Tanam umbi dengan ujung menghadap ke atas dan sedalam 2–3 cm. Jaga jarak antar tanaman sekitar 10–15 cm agar cahaya dan nutrisi tersebar merata. Dengan metode ini, bawang merah akan tumbuh lebih sehat dan kuat.
5. Lakukan Perawatan Rutin
Agar tanaman berkembang maksimal, lakukan perawatan berikut:
Penyiraman: Siram 1–2 kali sehari, terutama pagi dan sore.
Pemupukan: Taburkan pupuk organik setiap 10–14 hari.
Penyiangan: Cabut gulma secara rutin agar nutrisi tidak terambil.
Pengendalian hama: Semprot pestisida nabati bila muncul hama.
Dengan perawatan rutin, bawang merah tumbuh cepat dan sehat.
6. Pantau Masa Panen
Bawang merah biasanya siap dipanen pada usia 55–70 hari. Perhatikan daun; jika mulai menguning dan rebah, serta umbi terlihat besar dan merah mengkilap, saatnya panen. Cabut tanaman dan jemur umbi selama 5–7 hari hingga kering sebelum disimpan.
Editor : EL









