Kurangi Impor Gandum, Manfaatkan Singkong Lebih Banyak

Singkong bisa kurangi ketergantungan gandum impor dan perkuat ketahanan pangan Indonesia.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– Sorotbrita.com,Indonesia mengimpor sebagian besar gandum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ekonom INDEF, Ariyo D.P. Irhamna, menilai ketergantungan ini membuat ketahanan pangan nasional rentan terhadap perubahan harga global.

“Konsumsi tepung di Indonesia terus meningkat, padahal kita tidak bisa memproduksi gandum sendiri. Dari 2013 hingga 2022, masyarakat meningkatkan konsumsi gandum per kapita hampir 2,3 kali lipat,” kata Ariyo saat diskusi publik INDEF, Rabu (22/1/2026).

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Pesawat Lebaran 2026

Ariyo menekankan bahwa ketergantungan tinggi pada gandum membuat Indonesia lebih mudah terdampak guncangan harga atau krisis pasokan.

Sebagai solusi, Ariyo mengajak masyarakat dan pelaku industri memanfaatkan singkong (cassava) secara lebih optimal. “Singkong bisa memperkuat ketahanan pangan kita,” ujarnya.

Baca Juga :  Rumput Laut dan Ikan Nila Andalan Pangan Nasional

Ia juga menjelaskan bahwa penggunaan singkong memberi keuntungan langsung bagi petani lokal. “Setiap Rp1 juta yang dibelanjakan untuk membeli singkong memberi manfaat ekonomi domestik lebih besar dibanding Rp1 juta untuk gandum impor,” katanya.

Dengan meningkatkan pemanfaatan singkong, Indonesia bisa memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan perekonomian lokal.

Editor : EL

Berita Terkait

Indonesia Kembangkan Biofuel Berbasis Nyamplung
Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal
Terungkap! Negara Ini Kuasai Produksi Cabai Hijau Dunia
KITMAS, Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia Diresmikan
Generasi Muda Wajib Kuasai Banyak Skill, Kata Menaker Yassierli
Asal Usul Mitos Tionghoa Selalu Kaya
Menaker Dorong Buruh Miliki Sertifikat Kompetensi
Prabowo: MBG Bawa Dampak Nyata bagi Ekonomi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:00 WIB

Indonesia Kembangkan Biofuel Berbasis Nyamplung

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:00 WIB

Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 - 07:00 WIB

Terungkap! Negara Ini Kuasai Produksi Cabai Hijau Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 - 09:00 WIB

KITMAS, Koperasi Tembakau Pertama di Indonesia Diresmikan

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:00 WIB

Generasi Muda Wajib Kuasai Banyak Skill, Kata Menaker Yassierli

Berita Terbaru