Jakarta – Sorotbrita.com,Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menanggapi dugaan kebocoran data pelamar kerja yang viral di media sosial. Video yang beredar memperlihatkan bahwa publik bisa mengakses data pelamar di kementerian ini.
Saat rapat dengan Komisi I DPR RI, anggota Komisi I Nurul Arifin menyoroti masalah ini. Ia menjelaskan bahwa netizen Abil Sudarman menemukan celah pada sistem pendaftaran online kementerian. Selain itu, Abil mengunggah temuan itu di media sosial untuk memperingatkan publik.
“Abil Sudarman menemukan semua data pelamar bisa dibaca, termasuk dokumen pribadi mereka, saat mengakses website Komdigi,” kata Nurul di Gedung DPR, Rabu (4/2). Nurul menekankan bahwa kejadian ini sangat disayangkan. Karena itu, ia meminta Komdigi memberikan penjelasan resmi.
Sekretaris Jenderal Komdigi, Ismail, menyatakan tim internal sudah menindaklanjuti kasus ini. Sementara itu, Inspektur Jenderal turun langsung untuk meninjau prosedur pendaftaran dan memastikan tidak ada kesalahan sistem.
Menurut unggahan Abil Sudarman, sistem pendaftaran lowongan Komdigi mengarahkan pelamar ke folder Google Drive. Pelamar mengunggah dokumen pribadi, termasuk CV, foto KTP, surat lamaran, surat keterangan sehat, transkrip nilai, dan surat pengalaman kerja.
Abil menegaskan bahwa sistem Google Drive tidak membatasi akses, sehingga pelamar lain bisa melihat data tersebut. “Semua data pelamar terlihat jelas di Google Drive ini,” ujarnya. Oleh karena itu, masyarakat menyoroti keamanan data di Komdigi.
Editor : EL









