Jambi – Sorotbrita.com, Universitas Jambi (UNJA) menggelar Sidang Pleno Senat Universitas pada Kamis (29/1) untuk membahas pendirian tiga program studi sarjana baru: Hubungan Internasional, Sosiologi, dan Ilmu Komunikasi. Ketiga program studi ini akan berada di bawah Fakultas Hukum UNJA.
Sidang dipimpin oleh Ketua Senat UNJA, Prof. Dr. H. Syamsurijal Tan, SEMA, dan dihadiri Sekretaris Senat, Prof. Dr. Ir. Adriani, M.Si., pimpinan universitas, guru besar, anggota senat, Dekan Fakultas Hukum, serta Ketua Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP).
Prof. Syamsurijal Tan membuka sidang dengan menyampaikan, “Kita bertemu untuk mempertimbangkan pendirian Hubungan Internasional, Sosiologi, dan Ilmu Komunikasi. Semoga Kementerian menyetujui niat baik ini.”
Sebelum sidang pleno, Komisi Akademik Senat UNJA menelaah naskah akademik ketiga program studi secara mendalam. Sidang ini membahas pertimbangan akademik secara menyeluruh.
Dekan Fakultas Hukum UNJA, Dr. Hartati, SH, MH, menjelaskan bahwa akreditasi Unggul Program Studi Ilmu Pemerintahan dan Ilmu Politik menjadi dasar pengembangan fakultas.
“Akreditasi LAMSPAK Unggul pada 2025 menunjukkan kedua program studi sangat layak. Untuk membentuk fakultas baru, kita perlu lima program studi. Oleh karena itu, kami mengusulkan tiga program studi S1 baru: Sosiologi, Hubungan Internasional, dan Ilmu Komunikasi,” jelas Dr. Hartati.
UNJA menargetkan pada 2028, JISIP yang saat ini berada di bawah Fakultas Hukum dapat kembali berdiri sebagai Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).
Sidang Pleno Senat menyetujui pendirian ketiga program studi dengan beberapa catatan perbaikan, terutama untuk Program Studi Ilmu Komunikasi. Setelah perbaikan selesai, universitas akan mengajukan usulan ke Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk mendapat persetujuan final.
Editor : EL









