AI Tekan Pasar Kerja Inggris, PHK dan Lowongan Kerja Menurun

PHK meningkat dan rekrutmen melambat seiring adopsi AI

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– Sorotbrita.com ,Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin pesat kini memberi tekanan besar pada pasar tenaga kerja global. Teknologi ini tidak hanya memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK), tetapi juga membuat banyak perusahaan menahan perekrutan karyawan baru.

Morgan Stanley melaporkan bahwa pekerja di Inggris merasakan dampak adopsi AI paling besar dibandingkan negara maju lainnya. Sepanjang tahun lalu, perusahaan-perusahaan di Inggris memangkas tenaga kerja hingga 8%. Angka ini menjadi yang tertinggi jika dibandingkan dengan Jerman, Amerika Serikat, Jepang, dan Australia.

Perusahaan juga semakin jarang membuka lowongan kerja baru. Penurunan paling tajam terjadi pada posisi yang berkaitan langsung dengan AI, seperti pengembang perangkat lunak dan konsultan teknologi.

Baca Juga :  Strategi Lee Jae-yong Bawa Samsung Kuasai Era AI

Data Kantor Statistik Nasional Inggris menunjukkan bahwa jumlah lowongan di bidang AI turun hingga 37%. Sebagai perbandingan, lowongan di sektor pekerjaan lain hanya turun sekitar 26%.

Justin Moy dari EHF Mortgages menyebutkan bahwa meningkatnya biaya perekrutan mendorong banyak usaha kecil beralih ke AI dan layanan outsourcing. Langkah ini membuat perusahaan tidak lagi mengisi peran tradisional yang sebelumnya banyak menyerap tenaga kerja lokal.

Morgan Stanley juga menemukan bahwa banyak perusahaan menggunakan AI sebagai strategi utama untuk menekan biaya operasional. Akibatnya, perusahaan membiarkan hingga seperempat posisi tetap kosong tanpa melakukan penggantian.

Baca Juga :  Data Pelamar Kominfo Bocor, Publik Bisa Mengakses

Meski begitu, penerapan AI tetap memberi keuntungan bagi dunia usaha. Perusahaan di Inggris yang menggunakan teknologi ini mencatat pertumbuhan kinerja rata-rata sebesar 11,5%.

Selain itu, AI berpotensi membantu pemulihan ekonomi Inggris. Teknologi ini dapat mendorong pertumbuhan produktivitas hingga 0,8% dalam 10 tahun ke depan.

Di sisi lain, pasar tenaga kerja secara keseluruhan terus melemah. Sejak 2022, jumlah lowongan pekerjaan di Inggris menyusut sekitar sepertiga atau setara dengan setengah juta posisi.

AI berkontribusi terhadap sekitar seperlima dari total penurunan tersebut. Dampak terbesar muncul di sektor profesional, ilmiah dan teknis, layanan administrasi, serta teknologi informasi

Editor : EL

Berita Terkait

Strategi Lee Jae-yong Bawa Samsung Kuasai Era AI
Hindari Risiko Mobile Banking di Wifi Umum
ASN Digital: Super App Layanan ASN Lebih Cepat
Kamboja Tutup 200 Pusat Penipuan Internasional
Waspada Wangiri Fraud, Penipuan Telepon Kuras Pulsa
Jakarta Jadi Tuan Rumah APRICOT 2026
Data Pelamar Kominfo Bocor, Publik Bisa Mengakses
Kacamata Pintar Diprediksi Jadi Pengganti Smartphone
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 19:00 WIB

Strategi Lee Jae-yong Bawa Samsung Kuasai Era AI

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:00 WIB

Hindari Risiko Mobile Banking di Wifi Umum

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:00 WIB

ASN Digital: Super App Layanan ASN Lebih Cepat

Sabtu, 14 Februari 2026 - 07:00 WIB

Kamboja Tutup 200 Pusat Penipuan Internasional

Senin, 9 Februari 2026 - 19:00 WIB

Waspada Wangiri Fraud, Penipuan Telepon Kuras Pulsa

Berita Terbaru

Toyota Kijang 2026 Hadir Lebih Modern, Legendaris Teknologi Hybrid

Otomotif

Toyota Kijang Super 2026: Hybrid dan Ramah Keluarga

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB

Bupati Khairunas saat memberikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Mr. Syafrudin Prawiranegara, Bidar Alam, sekaligus menegaskan komitmen program makan bergizi gratis dan penguatan Rumah Tahfidz.

Padang

Khairunas Perkuat Makan Bergizi dan Rumah Tahfidz

Kamis, 26 Feb 2026 - 13:00 WIB

Wali Kota New York Zohran Mamdani sahur bersama petugas kebersihan saat badai salju melanda kota, sebagai bentuk dukungan kepada pekerja garis depan selama Ramadan.

Internasional

Zohran Mamdani Sahur Bersama Petugas Saat Badai Salju

Kamis, 26 Feb 2026 - 09:00 WIB

Perwakilan Grab Indonesia dan Coffeenatics berfoto bersama di Paviliun Indonesia, Forum Ekonomi Dunia (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Januari 2026. (ANTARA/HO-Grab Indonesia)

Ekonomi Bisnis

UMKM Kopi Indonesia Tampil di WEF Davos

Kamis, 26 Feb 2026 - 08:00 WIB

Foto: Dua perusahaan di wilayah Papua, PT Indoprima Utama Mina dan CV Putra Raja Bahari berhasil merealisasikan ekspor perdana komoditas perikanan unggulan ke pasar internasional pada Februari 2026. (Dok. Humas DJBC)

Ekonomi Bisnis

Dua Perusahaan Papua Tembus Pasar Ekspor Perikanan

Kamis, 26 Feb 2026 - 07:00 WIB