JAMBI – Sorotbrita.com, Pemerintah Kota Jambi menghentikan operasional seluruh tempat hiburan malam selama Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 02 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha selama Ramadan.
Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pemerintah mengambil langkah tersebut untuk menghormati umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.
“Kami meminta seluruh pelaku usaha hiburan malam menghentikan kegiatan sementara selama Ramadan agar umat Muslim dapat beribadah dengan khusyuk,” ujar Maulana, Senin (16/2/2026).
Berlaku 15 Februari hingga 23 Maret 2026
Pemkot Jambi memberlakukan aturan ini mulai 15 Februari 2026 atau H-3 Ramadan hingga 23 Maret 2026 atau H+3 Idul Fitri.
Pemkot Jambi menyusun kebijakan tersebut melalui rapat koordinasi bersama Kantor Kementerian Agama Kota Jambi, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Jambi, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jambi, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Jambi, organisasi perangkat daerah, serta para camat se-Kota Jambi.
Aturan untuk Mal dan Usaha Kuliner
Selain menutup hiburan malam, Pemkot Jambi juga mengatur operasional pusat perbelanjaan dan usaha kuliner. Pemerintah mengimbau pengelola pusat perbelanjaan agar mendorong karyawan Muslim mengenakan busana bernuansa Ramadan.
Pelaku usaha kuliner tetap boleh membuka usaha pada siang hari. Namun, mereka harus memasang tirai penutup agar aktivitas makan tidak terlihat mencolok.
Pemerintah juga membatasi penggunaan pengeras suara untuk tadarus hingga pukul 22.00 WIB. Selain itu, pemerintah mengajak masyarakat untuk tidak makan, minum, atau merokok di tempat umum pada siang hari selama Ramadan.
Ajak Warga Tingkatkan Kegiatan Keagamaan
Maulana berharap masyarakat memanfaatkan Ramadan untuk meningkatkan ibadah dan memperbanyak kegiatan keagamaan. Ia juga mengajak seluruh warga menjaga ketertiban dan menghormati satu sama lain selama bulan suci berlangsung.
Dengan kebijakan ini, Pemkot Jambi ingin menjaga suasana kota tetap kondusif, tertib, dan penuh kekhusyukan sepanjang Ramadan.
Editor : EL
Sumber Berita: IMCNews.ID









