Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Haji

Indonesia resmi memulai ekspor beras ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan jemaah haji, sekaligus membuka peluang pasar pangan baru di Timur Tengah.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beras produksi Indonesia siap diekspor ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji. (24/2/2026)

Beras produksi Indonesia siap diekspor ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji. (24/2/2026)

Sorotbrita.com – Indonesia membuka peluang baru di pasar pangan global dengan mengekspor beras ke Arab Saudi. Untuk pertama kalinya, beras hasil produksi petani dalam negeri akan memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Langkah ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara agraris yang tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan nasional, tetapi juga bersaing di pasar ekspor strategis.

Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memastikan pemerintah mengirim 2.280 ton beras pada tahap awal. Pengiriman pertama dijadwalkan berangkat pada 28 Februari.

Pemerintah memprioritaskan ekspor ini untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia selama musim haji. Setelah tahap perdana, pemerintah juga membuka peluang ekspor lanjutan ke negara lain.

Nilai Ekspor Tembus Rp150 Miliar

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyampaikan nilai ekspor 2.280 ton beras tersebut mencapai sekitar Rp150 miliar.

Baca Juga :  Potensi Bisnis Penangkapan Karbon di Indonesia”

Bulog mengirim beras melalui Pelabuhan Tanjung Priok menuju Jeddah. Dua perusahaan importir di Arab Saudi menangani proses penerimaan dan distribusi setibanya beras di pelabuhan tujuan.

Bulog membagi pengiriman dalam dua tahap. Tahap pertama berangkat pada 28 Februari untuk memenuhi kebutuhan petugas haji yang datang lebih awal. Tahap kedua menyusul pada 4 Maret 2026. Waktu tempuh pengiriman berkisar antara satu hingga satu setengah bulan.

Strategi Bangun Gudang di Kampung Haji

Bulog juga menyiapkan strategi jangka panjang dengan merencanakan pembangunan gudang permanen di kawasan Kampung Haji. Tim Bulog telah meninjau lahan seluas 2–3 hektare untuk mendukung rencana tersebut.

Perusahaan menargetkan kapasitas awal minimal 1.000 ton untuk satu gudang. Bulog juga mengupayakan status kawasan berikat agar proses logistik berjalan lebih cepat dan efisien.

Dengan fasilitas ini, Bulog dapat menyimpan beras serta komoditas pangan lain seperti daging dan ikan untuk mendukung suplai berkelanjutan.

Baca Juga :  Arab Saudi Salurkan Rp 13 Triliun untuk Bantuan Ramadan

Kurangi Ketergantungan Pasokan Luar Negeri

Ekspor langsung ini membantu Indonesia mengurangi ketergantungan pada pasokan beras dari Thailand dan Vietnam untuk konsumsi jemaah haji.

Selama produksi dalam negeri tetap surplus dan swasembada pangan terjaga, pemerintah dapat melanjutkan ekspor beras untuk kebutuhan haji setiap tahun.

Ritel Modern Saudi Siap Serap Beras RI

Minat pasar Arab Saudi terhadap beras Indonesia terus meningkat. Dua jaringan ritel besar, yaitu BinDawood dan LuLu Hypermarket, telah mengonfirmasi kesiapan mereka untuk menyerap beras Indonesia setelah musim haji.

Tingginya jumlah warga Indonesia yang datang ke Tanah Suci setiap tahun turut mendorong permintaan beras nasional di pasar Saudi.

Ekspor perdana ini menjadi langkah konkret Indonesia dalam memperluas pasar pangan global sekaligus memperkuat daya saing komoditas strategis nasional.

 

 

Editor : EL

Berita Terkait

UMKM Kopi Indonesia Tampil di WEF Davos
Dua Perusahaan Papua Tembus Pasar Ekspor Perikanan
Pembangunan 2027: SDM dan UMKM Jadi Prioritas Solok Selatan
PFN Dorong Daerah Bangun Bioskop Negara
OJK Pastikan Transisi Pimpinan Berjalan Lancar
Bridgestone Sambut Persaingan Ban di Indonesia, Fokus Kualitas
Potensi Bisnis Penangkapan Karbon di Indonesia”
Pemerintah Perluas Uji Coba Digitalisasi Bantuan Sosial
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 26 Februari 2026 - 08:00 WIB

UMKM Kopi Indonesia Tampil di WEF Davos

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:00 WIB

Dua Perusahaan Papua Tembus Pasar Ekspor Perikanan

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:00 WIB

Indonesia Kirim 2.280 Ton Beras ke Arab Saudi untuk Haji

Kamis, 19 Februari 2026 - 18:00 WIB

Pembangunan 2027: SDM dan UMKM Jadi Prioritas Solok Selatan

Kamis, 19 Februari 2026 - 14:00 WIB

PFN Dorong Daerah Bangun Bioskop Negara

Berita Terbaru

Para turis berpose untuk foto di depan toko perhiasan dengan layar tampilan yang menampilkan gambar model yang mengenakan perhiasan emas yang memukau.

Lifestyle

Pasar Emas Dubai Diserbu Wisatawan

Kamis, 26 Feb 2026 - 18:00 WIB

Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Bisnis

Direktur Utama MDTV Mengundurkan Diri

Kamis, 26 Feb 2026 - 17:00 WIB

RI Impor Ayam dari AS, Begini Dampak Bagi Peternak. (Foto: Okezone.com)

Ekonomi

Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:00 WIB

Toyota Kijang 2026 Hadir Lebih Modern, Legendaris Teknologi Hybrid

Otomotif

Toyota Kijang Super 2026: Hybrid dan Ramah Keluarga

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB

Bupati Khairunas saat memberikan sambutan dalam kegiatan Safari Ramadhan di Masjid Mr. Syafrudin Prawiranegara, Bidar Alam, sekaligus menegaskan komitmen program makan bergizi gratis dan penguatan Rumah Tahfidz.

Padang

Khairunas Perkuat Makan Bergizi dan Rumah Tahfidz

Kamis, 26 Feb 2026 - 13:00 WIB