Sorotbrita.com – Pendakwah Umi Pipik menanggapi ketegangan global antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel yang mengganggu penerbangan umrah ke Tanah Suci. Ketegangan ini memaksa beberapa jemaah dari travel miliknya menunda keberangkatan karena pihak maskapai menutup rute penerbangan.
Umi Pipik mengatakan, “Saya punya jemaah dari travel saya. Mereka seharusnya berangkat kemarin, tapi pihak penerbangan membatalkan jadwal.”
Ia menegaskan bahwa pihak travel mengikuti keputusan maskapai demi keselamatan jemaah.
“Kondisinya sangat genting, jadi pihak penerbangan mengambil keputusan yang tepat. Kami mengikuti keputusan itu untuk melindungi jemaah,” jelas Umi Pipik.
Ia menambahkan bahwa pihak travel sengaja menunda keberangkatan agar jemaah tetap aman. Pihak travel akan mengatur ulang jadwal keberangkatan.
“Nanti insyaallah beberapa jemaah bisa berangkat mulai tanggal 5 atau 6 Februari,” ujar Umi Pipik.
Umi Pipik merasa prihatin melihat banyak jemaah Indonesia tertahan dan belum bisa kembali ke Tanah Air.
“Kami memahami kekhawatiran mereka. Menunda keberangkatan lebih aman agar jemaah tidak menghadapi risiko di udara,” tutupnya.
Editor : EL









