Lebaran: Tradisi, Belanja, dan Kebiasaan Masyarakat Indonesia

Hari raya Idulfitri atau Lebaran sudah lama menjadi momen istimewa bagi masyarakat Indonesia.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kondisi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sepekan Jelang Ramadan, Kamis (12/2/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Foto: Kondisi Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sepekan Jelang Ramadan, Kamis (12/2/2026). (CNBC Indonesia/Chandra Dwi Pranata)

Sorotbrita.com – Hari raya Idulfitri atau Lebaran sudah lama menjadi momen istimewa bagi masyarakat Indonesia. Setelah menjalankan puasa selama sebulan penuh, banyak orang merayakannya dengan berbagai tradisi yang meriah.

Masyarakat biasanya membeli pakaian baru, memasak makanan dalam jumlah besar, berbagi uang kepada anak-anak, serta berkunjung ke rumah keluarga. Sebagian orang juga melakukan perjalanan mudik untuk berkumpul dengan kerabat di kampung halaman.

Tradisi tersebut ternyata sudah berlangsung sejak ratusan tahun lalu.

Catatan Snouck Hurgronje tentang Lebaran di Aceh

Orientalis Belanda, Snouck Hurgronje, pernah mencatat kebiasaan masyarakat Aceh saat menyambut Lebaran pada awal abad ke-20.

Dalam pengamatannya pada 1906, ia melihat warga Aceh lebih tertarik membeli barang baru dibanding membeli daging menjelang hari raya. Pasar yang menjual pakaian dan perlengkapan Lebaran dipenuhi pembeli ketika bulan puasa hampir berakhir.

Baca Juga :  Bupati Bungo Bersihkan Sungai dari Alat Berat

Menurutnya, masyarakat Aceh menganggap pakaian baru sebagai simbol perhatian dan kasih sayang dalam keluarga. Banyak suami membeli pakaian atau barang lain untuk istri dan anak-anak sebagai bentuk penghargaan kepada mereka.

Perayaan Lebaran di Batavia

Pengamatan serupa juga ia temukan di Batavia pada awal 1900-an. Dalam catatan tahun 1904, Hurgronje menggambarkan suasana Lebaran yang sangat meriah.

Masyarakat mengadakan pesta keluarga, menyajikan makanan khas hari raya, serta mengunjungi kerabat dan tetangga. Banyak orang juga membeli pakaian baru, menyalakan petasan, dan menikmati berbagai hiburan.

Baca Juga :  Pentingnya Sahur untuk Tubuh dan Energi

Pengeluaran masyarakat pada masa itu meningkat cukup besar menjelang Lebaran. Mereka rela mengeluarkan uang lebih banyak karena menganggap Idulfitri sebagai hari yang sangat istimewa.

Pemerintah Kolonial Menilai Tradisi Ini Boros

Sebagian pejabat pemerintah kolonial Belanda memandang kebiasaan tersebut sebagai pemborosan. Mereka melihat banyak pegawai pribumi menggelar pesta Lebaran secara besar-besaran.

Beberapa pegawai bahkan meminjam uang untuk membiayai perayaan tersebut. Selain itu, sejumlah pejabat daerah terkadang mengadakan acara Lebaran di kantor pemerintah dengan menggunakan kas negara.

 

 

 

 

Editor : EL

Berita Terkait

Meutya Hafid Soroti Moderasi Konten Meta di Indonesia
Panglima TNI Perintahkan Siaga Tingkat 1
Indonesia Negara Paling Rajin Beribadah
“Prabowo Pimpin Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata”
Kejari Solok Selatan Awasi Program Pendidikan
Patroli Marinir Jaga Keamanan Perbatasan Indonesia-Singapura
Kemenko Polkam Evaluasi Operasi Intelijen Separatisme
Petugas Periksa Angkutan Umum Batang Hari Jelang Ramadhan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 19:00 WIB

Meutya Hafid Soroti Moderasi Konten Meta di Indonesia

Senin, 9 Maret 2026 - 14:00 WIB

Panglima TNI Perintahkan Siaga Tingkat 1

Jumat, 6 Maret 2026 - 16:00 WIB

Indonesia Negara Paling Rajin Beribadah

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:00 WIB

Lebaran: Tradisi, Belanja, dan Kebiasaan Masyarakat Indonesia

Senin, 2 Maret 2026 - 18:00 WIB

“Prabowo Pimpin Pemakaman Try Sutrisno di TMP Kalibata”

Berita Terbaru

Kades Koto Dua Edi Zulfandi mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat.

Sungai Penuh

Kades Koto Dua Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:30 WIB

Kepala MTsN 1 Kota Sungai Penuh, Soni Indra, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh keluarga madrasah.”dan masyarakat.

Sungai Penuh

Kepala MTsN 1 Sungai Penuh Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:10 WIB

Kades Koto Tengah, Tansrilana, menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada warga dan mengajak mempererat persaudaraan serta gotong royong.

Sungai Penuh

Kades Koto Tengah Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:00 WIB

Kepala Desa Kairul Saleh menekankan pentingnya persatuan dan silaturahmi saat Idul Fitri.

Sungai Penuh

Kepala Desa Muara Jaya Ucapkan Selamat Idul Fitri 2026

Rabu, 18 Mar 2026 - 04:52 WIB

Kepala Desa Permanti, Afrizal, DN, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M kepada warga desa.

Sungai Penuh

Afrizal, DN Ucapkan Selamat Idul Fitri 2026

Rabu, 18 Mar 2026 - 04:27 WIB