Sorotbrita.com – Tinggal di daerah terpencil bukan halangan untuk meraih prestasi di ajang balap internasional. Contohnya adalah Veda Ega Pratama, pebalap belia asal Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta.
Meski baru berusia 13 tahun, Veda berhasil menorehkan prestasi gemilang di Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2022, ajang balap yang digelar bersamaan dengan kejuaraan dunia MotoGP dan WSBK.
Di tahun pertamanya mengikuti IATC, Veda langsung menunjukkan bakat luar biasa. Ia mampu bersaing dengan pebalap senior dan berhasil meraih 6 podium dari 9 balapan, termasuk 3 podium pertama.
Debut Gemilang Veda di IATC 2022
1. Putaran 1, Losail, Qatar (6 Maret 2022): Veda naik podium pertama dan kedua di dua race pertama.
2. Putaran 4, Buriram, Thailand (2 Oktober 2022): Mencetak podium kedua di Race 1, lalu podium pertama di Race 2. Ini menjadi momen pertama Indonesia Raya dikumandangkan di ajang IATC musim 2022.
3. Putaran 5, Sepang, Malaysia (23 Oktober 2022): Mengibarkan Merah Putih di podium kedua Race 2.
4. Putaran Pamungkas, Mandalika (12-13 November 2022): Veda menjadi Double Winner, memenangkan kedua race terakhir musim ini.
Meski sempat absen di dua race pada putaran kedua di Mandalika akibat cedera (20 Maret 2022), Veda tetap menutup musim dengan total 141 poin dan menempati peringkat ketiga pebalap terbaik di IATC 2022.
Prestasi yang Menginspirasi
Pencapaian ini sungguh luar biasa, terutama untuk pebalap yang usianya belum genap 14 tahun. Veda Ega Pratama membuktikan bahwa bakat, kerja keras, dan determinasi bisa membawa siapa pun meraih prestasi internasional, meskipun berasal dari daerah terpencil.
Editor : EL
Sumber Berita: astra honda.com









