Jakarta-Sorotbrita.com,Indonesia resmi memasuki fase ageing population. Jumlah penduduk lanjut usia (lansia) terus meningkat seiring naiknya angka harapan hidup. Banyak lansia masih aktif bekerja dan berkontribusi pada ekonomi. Namun, di balik tren positif ini, Indonesia masih menghadapi persoalan besar: jaminan kesehatan lansia belum merata.
Satu dari Lima Lansia Belum Terlindungi JKN
Data Susenas Maret 2024 dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa 77,75% lansia telah tercakup Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Artinya, sekitar 22% lansia atau satu dari lima orang masih hidup tanpa perlindungan kesehatan formal.
Jumlah ini tidak bisa dianggap kecil. Secara nasional, angka tersebut mewakili jutaan lansia yang menghadapi risiko sakit tanpa kepastian pembiayaan layanan kesehatan.
Lansia Desa dan Miskin Paling Rentan
Ketimpangan jaminan kesehatan lansia mengikuti pola demografi dan ekonomi. Lansia muda dan lansia di perkotaan memiliki cakupan jaminan kesehatan lebih tinggi. Sebaliknya, lansia di perdesaan dan kelompok kesejahteraan rendah lebih banyak yang belum terlindungi.
Kondisi ini sejalan dengan karakteristik lansia Indonesia yang mayoritas memiliki pendidikan rendah dan bekerja di sektor informal, sehingga sulit masuk ke sistem perlindungan formal.
Kebutuhan Kesehatan Meningkat Seiring Usia
Masalah menjadi semakin serius karena kebutuhan layanan kesehatan justru meningkat seiring bertambahnya usia. BPS mencatat 42,81% lansia mengalami keluhan kesehatan dalam sebulan terakhir, dan 20,71% di antaranya sampai terganggu aktivitas hariannya.
Situasi ini bukan kejadian sesaat, tetapi pola yang berulang setiap tahun.
Banyak Lansia Memilih Mengobati Diri Sendiri
Saat sakit, tidak semua lansia mengakses layanan kesehatan formal. Sekitar separuh lansia memilih mengobati diri sendiri, sementara sisanya terbagi antara rawat jalan, kombinasi pengobatan, atau bahkan tidak berobat sama sekali.
Ketiadaan jaminan kesehatan menjadi faktor utama yang mendorong keputusan ini, terutama karena kekhawatiran terhadap biaya.
Editor : EL









