Pemerintah Susun Strategi Baru untuk Rusun Subsidi”

“Aturan Baru Dorong Penyaluran Rusun”

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta-Sorotbrita.com,22 Januari 2026 – Penyaluran rumah susun (rusun) subsidi di Indonesia tetap rendah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ara, menyatakan pada 2025, masyarakat hanya membeli 3 unit rusun karena peraturan saat ini tidak sesuai kondisi lapangan.

“Kalau regulasinya tepat, pasti angkanya lebih dari 3 unit,” kata Ara di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (21/1/2026).

Kementerian PKP kini menyusun peraturan baru untuk rusun subsidi. Peraturan ini berbeda dengan rumah tapak subsidi dan mencakup pembiayaan, bunga, luas, harga, status tanah, dan sistem. Ara menekankan pemerintah akan melibatkan pengembang, bank, masyarakat, aparat hukum, dan pemberi izin agar semua pihak mendukung program ini.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Kembali, Bukti Peran Aktif Indonesia di Dunia

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho, menjelaskan FLPP (Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan) membiayai pembangunan rusun subsidi. Namun sejak 2011 hingga 2025, mereka membiayai 638 unit, termasuk 3 unit pada 2025.

Baca Juga :  Awal Perdagangan, Rupiah Melemah terhadap Dolar AS

Heru menyebut beberapa faktor membuat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) kurang tertarik tinggal di rusun:

Banyak MBR enggan pindah ke rusun.

Pengembang tidak membangun rusun karena harga jual terlalu rendah (mengacu Kepmen PUPR No. 995 Tahun 2021).

MBR mempertimbangkan biaya hidup tambahan, seperti iuran pengelolaan lingkungan (IPL).

Heru menegaskan pemerintah akan menyesuaikan harga dan aturan agar pengembang tertarik dan MBR lebih mudah memiliki rusun subsidi.

Editor : EL

Berita Terkait

Minuman Pagi untuk Turunkan Kolesterol dan Jaga Jantung”
Produksi Pick-Up Lokal Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja”
Mi Instan Indonesia Pimpin Pertumbuhan Pasar Global
Pramudya Iriawan Buntoro Jadi Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Saifullah Yusuf Mulai Ground Check PBI-JK Nonaktif
Prabowo Percepat Penanganan Stunting dan SDM
PFN Dorong Daerah Bangun Bioskop Negara
Insiden Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla Berakhir Damai
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:00 WIB

Minuman Pagi untuk Turunkan Kolesterol dan Jaga Jantung”

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:00 WIB

Produksi Pick-Up Lokal Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja”

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:00 WIB

Mi Instan Indonesia Pimpin Pertumbuhan Pasar Global

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:00 WIB

Pramudya Iriawan Buntoro Jadi Dirut BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:00 WIB

Saifullah Yusuf Mulai Ground Check PBI-JK Nonaktif

Berita Terbaru

Kades Koto Dua Edi Zulfandi mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat.

Sungai Penuh

Kades Koto Dua Ucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:30 WIB

Kepala MTsN 1 Kota Sungai Penuh, Soni Indra, menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh keluarga madrasah.”dan masyarakat.

Sungai Penuh

Kepala MTsN 1 Sungai Penuh Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:10 WIB

Kades Koto Tengah, Tansrilana, menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada warga dan mengajak mempererat persaudaraan serta gotong royong.

Sungai Penuh

Kades Koto Tengah Ucapkan Selamat Idul Fitri

Rabu, 18 Mar 2026 - 08:00 WIB

Kepala Desa Kairul Saleh menekankan pentingnya persatuan dan silaturahmi saat Idul Fitri.

Sungai Penuh

Kepala Desa Muara Jaya Ucapkan Selamat Idul Fitri 2026

Rabu, 18 Mar 2026 - 04:52 WIB