Pemerintah Bangun 12 Pabrik Ayam Terintegrasi Rp20 Triliun

Proyek senilai Rp20 triliun ini ditargetkan menstabilkan harga DOC dan menjaga pasokan ayam nasional.

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta–Sorotbrita.com,Pemerintah melalui Kementerian Pertanian dan Badan Pangan Nasional (Bapanas) akan membangun 12 unit pabrik peternakan ayam pedaging dan petelur terintegrasi di berbagai wilayah Indonesia. Proyek ini membutuhkan investasi Rp20 triliun dan akan memulai groundbreaking pada 28 Januari 2026.

Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas Amran Sulaiman menyampaikan bahwa Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) akan menyediakan pendanaan untuk proyek tersebut.

“Pendanaannya dari Danantara. Insyaallah 28 Januari 2026 kita mulai groundbreaking. Mohon doanya,” ujar Amran dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Pendanaan dari Danantara

Amran menjelaskan bahwa pemerintah menggandeng Danantara untuk memastikan proyek berjalan tepat waktu dan berkelanjutan. Dengan dukungan pendanaan tersebut, pemerintah menargetkan pembangunan pabrik dapat berlangsung secara masif di berbagai daerah.

Selain itu, pemerintah ingin memperkuat peran negara dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional melalui investasi langsung.

Baca Juga :  HUT ke-22 Solok Selatan Jadi Momentum Lompatan Pembangunan

Fluktuasi Harga DOC Jadi Latar Belakang

Pemerintah mengambil langkah ini karena harga day old chick (DOC) kerap berfluktuasi. Dalam beberapa waktu terakhir, harga DOC bahkan sempat melonjak hingga Rp14.000 per ekor, sementara harga normal biasanya berada di kisaran Rp9.000 per ekor.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian telah menetapkan harga acuan Rp11.000 per ekor. Namun, kebijakan tersebut belum memberikan dampak signifikan di lapangan. Oleh karena itu, pemerintah menyiapkan solusi jangka panjang melalui pembangunan peternakan ayam terintegrasi.

Pabrik Terintegrasi dari Pakan hingga DOC

Melalui proyek ini, pemerintah akan mengintegrasikan seluruh rantai produksi. Pabrik-pabrik tersebut mencakup pabrik pakan, pembibitan, hingga produksi DOC.

“Kita bangun 12 unit di seluruh Indonesia. Dengan cara ini, kita menghadirkan solusi permanen agar lonjakan harga tidak terulang. Negara harus hadir untuk mengintervensi pasar,” tegas Amran.

Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Selain menstabilkan harga, pemerintah juga menyiapkan proyek ini untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Indonesia Perkuat Digitalisasi Layanan Haji dan Umrah

Amran menegaskan bahwa pemerintah menyiapkan pasokan ayam dan telur sejak dini agar program MBG dapat berjalan tanpa hambatan.

“Kita suplai MBG dari seluruh Indonesia. Dengan begitu, kita bisa mencegah risiko kekurangan telur dan ayam di masa depan,” ujarnya.

Bagian dari Hilirisasi Pangan Nasional

Lebih lanjut, pembangunan peternakan ayam terintegrasi ini menjadi bagian dari percepatan hilirisasi pangan nasional. Pemerintah saat ini mendorong investasi besar di sektor pertanian dan turunannya.

Menurut Amran, total rencana investasi hilirisasi sektor pertanian mencapai Rp371 triliun, yang mencakup komoditas strategis seperti kelapa, kakao, mente, kelapa sawit, hortikultura, serta peternakan.

“Ini arahan langsung Presiden. Karena itu, kami mempercepat hilirisasi bersama Kementerian Investasi, Danantara, dan BKPM. Prinsipnya, seluruh pihak sudah sepakat,” tutup Amran.

Editor : EL

Berita Terkait

Minuman Pagi untuk Turunkan Kolesterol dan Jaga Jantung”
Produksi Pick-Up Lokal Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja”
Mi Instan Indonesia Pimpin Pertumbuhan Pasar Global
Pramudya Iriawan Buntoro Jadi Dirut BPJS Ketenagakerjaan
Saifullah Yusuf Mulai Ground Check PBI-JK Nonaktif
Prabowo Percepat Penanganan Stunting dan SDM
PFN Dorong Daerah Bangun Bioskop Negara
Insiden Tabrak Pagar Rumah Jusuf Kalla Berakhir Damai
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:00 WIB

Minuman Pagi untuk Turunkan Kolesterol dan Jaga Jantung”

Sabtu, 21 Februari 2026 - 09:00 WIB

Produksi Pick-Up Lokal Dorong Ekonomi dan Lapangan Kerja”

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:00 WIB

Mi Instan Indonesia Pimpin Pertumbuhan Pasar Global

Jumat, 20 Februari 2026 - 15:00 WIB

Pramudya Iriawan Buntoro Jadi Dirut BPJS Ketenagakerjaan

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:00 WIB

Saifullah Yusuf Mulai Ground Check PBI-JK Nonaktif

Berita Terbaru

Arsip foto tak bertanggal ini memperlihatkan seekor Gekko kaiyai yang ditemukan di Provinsi Anhui, China. Peneliti China telah menemukan spesies tokek baru yang mereka beri nama Gekko kaiyai di Pegunungan Dabie, Provinsi Anhui, China. ANTARA/Xinhua

Uncategorized

Kamboja Catat Penemuan Spesies Tokek Baru

Kamis, 26 Feb 2026 - 19:00 WIB

Para turis berpose untuk foto di depan toko perhiasan dengan layar tampilan yang menampilkan gambar model yang mengenakan perhiasan emas yang memukau.

Lifestyle

Pasar Emas Dubai Diserbu Wisatawan

Kamis, 26 Feb 2026 - 18:00 WIB

Foto: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan siang hari jeda Sesi I Rabu (28/1/2026), mencatatkan pelemahan yang amat dalam mencapai ambles 7,34% di posisi 8.321. (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Bisnis

Direktur Utama MDTV Mengundurkan Diri

Kamis, 26 Feb 2026 - 17:00 WIB

RI Impor Ayam dari AS, Begini Dampak Bagi Peternak. (Foto: Okezone.com)

Ekonomi

Indonesia Impor Ayam AS untuk Peternak Lokal

Kamis, 26 Feb 2026 - 15:00 WIB

Toyota Kijang 2026 Hadir Lebih Modern, Legendaris Teknologi Hybrid

Otomotif

Toyota Kijang Super 2026: Hybrid dan Ramah Keluarga

Kamis, 26 Feb 2026 - 14:00 WIB