Jakarta –Sorotbrita.com, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menargetkan membangun 150 ribu rumah rendah emisi hingga 2029. Program ini menjadi bagian dari strategi ESG (Environmental, Social, Governance) BTN untuk menghadirkan hunian ramah lingkungan.
Direktur Utama BTN, Nixon L.P. Napitupulu, menjelaskan bahwa BTN merancang rumah rendah emisi dengan memperhatikan efisiensi energi dan penggunaan material daur ulang. BTN bekerja sama dengan pengembang perumahan dan startup yang memproduksi bahan bangunan dari limbah masyarakat.
“Kami mengubah limbah, termasuk plastik, menjadi bata, batako, genteng, dan paving. Kandungan plastik bisa mencapai 40% dari material, sehingga bahan bangunan lebih kuat tapi tetap terjangkau,” ujar Nixon saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin (26/1/2026).
Nixon menambahkan, penggunaan bahan daur ulang meningkatkan kualitas bangunan. Bata, paving, dan genteng menjadi lebih kuat karena terikat oleh unsur plastik.
BTN juga merancang rumah agar hemat energi. Misalnya:
1. Rumah memiliki jendela lebih lebar agar cahaya alami masuk, sehingga penghuni tidak terus-menerus memakai listrik.
2. Atap lebih tinggi membuat sirkulasi udara lebih baik dan mengurangi penggunaan AC atau kipas.
3. Keran otomatis membantu penghuni .. menghemat air.
Dengan program ini, BTN berharap masyarakat dapat menikmati hunian nyaman sekaligus mengurangi emisi karbon dan mendukung gaya hidup ramah lingkungan.
Editor : EL









